Kecelakaan
Pasca Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Agung, Siswa SDN Kota Baru II dan III Diliburkan Hari Ini
Pasca Kecelakaan Maut Kontainer Tabrak Tiang di Jalan Sultan Agung, Siswa SDN Kota Baru II dan III Diliburkan Hari Ini
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - Pasca kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi, kegiatan belajar mengajar di SDN Kota Baru II dan III diliburkan selama tiga hari ke depan.
Kegiatan belajar akan kembali normal pada Senin (5/9/2022).
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan Pemerintah Kota Bekasi turut berduka cita atas insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi kemarin.
Maka dari itu, sebagai bentuk penghormatan siswa sekolah diliburkan.
"Kita berikan selama tiga hari ini menjadi hari duka, anak anak belajar di rumah," kata Tri Adhianto, Kamis (1/9/2022).
Diungkapkan Tri Adhianto, jika pihaknya nanti pada Senin (5/9) mendatang akan berencana memimpin apel kegiatan di SDN Kota Baru II dan III, untuk melihat dan memastikan jika para pelajar tidak mengalami trauma atas insiden ini.
"Nanti saya akan mengambil apel pada anak anak, jadi kita akan pantau mana anak anak yang masih trauma atau yang memang melihat secara langsung," katanya.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen akan memberikan pendampingan kepada para anak-anak pelajar yang terindikasi trauma atas kejadian kemarin. Mas Tri mengaku juga sudah memerintahkan DP3A untuk turun memberikan pendampingan.
Baca juga: Pernah Roasting Menteri hingga Tokoh Politik, Kiky Saputri Bercita-cita Bisa Roasting Jokowi
Baca juga: Pemain Persija Hanno Behrens Bocorkan Apa yang Dialkukan Timnya Menjelang Laga Kontra Bhayangkara FC
"Nanti hari senin lah, karena sekarang kita memberikan kesempatan keluarga untuk lebih dekat lagi bersama keluarganya," ucapnya.
Pantau Tribunbekasi.com, terlihat suasana di SDN Kota Baru II dan III nampak terlihat sepi siswa-siswi yang biasanya datang untuk bersekolah. Meski siswa-siswi libur sekolah, namun beberapa guru terlihat tetap hadir.
Beberapa guru yang datang sempat menggelar kegiatan tahlilan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia. Tak hanya itu selepas tahlilan beberapa guru yang datang berencana akan melakukan takziah ke para korban.