Kesehatan

Waspada Cacar Monyet, Prof Zubairi Beberkan Gejalanya-Mirip Seperti Cacar Air Biasa

Waspada Cacar Monyet, Prof Zubairi Beberkan Gejalanya-Mirip Seperti Cacar Air Biasa

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, FINASIM saat ditemui di RS Kramat 128, Jalan Kramat Raya No.128, RT.1/RW.8, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (25/8/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Temuan kasus cacar monyet di Indonesia membuat masyarakat mesti lebih waspada.

 

Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, FINASIM menyebut masyarakat bisa mewaspadai sejumlah gejala virus cacar monyet.

 

Pada manusia, gejala cacar monyet mirip dengan gejala cacar air, namun lebih ringan.

Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

 

Adapun perbedaan utama antara gejala cacar air dan cacar monyet adalah bahwa cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) sedangkan cacar air tidak.

 

Masa inkubasi cacar monyet biasanya berkisar dari 6 hingga 13 hari tetapi dapat pula 5 hingga 21 hari.

 

"Jadi, gejalanya mula-mula itu seperti demam, meriang, kemudian ada sakit kepala merasa otot-otot pegel linu nyeri sendi terus kemerahan di pipi, dan terdapat benjolan berisi air pada seluruh tubuh," ucap Zubairi saat ditemui di RS Kramat 128, Jalan Kramat Raya No.128, RT.1/RW.8, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2022).

 

"Kemudian timbul seperti cacar air, tetapi seluruh tubuh kiri kanan dan ini yang beda ada pembesaran kelenjar getah bening," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved