Berita Video

VIDEO : Menhub Budi Karya Sumadi Soft Launching Stasiun Matraman

Stasiun Matraman digadang-gadang menjadi satu solusi meminimalisir penumpukan penumpang kereta di Manggarai

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Alex Suban

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Stasiun Matraman, Jakarta Timur menerapkan sistem jalur Double-Double Track (DDT) di peron satu dan dua, Jumat (17/6/2022).

Demikian dikatakan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jakarta-Banten Rode Paulus.

"Pembangunan stasiun Matraman ini bagian dari program besar, yaitu Double-Double Track (DDT). Program ini akan memisahkan perjalanan kereta jarak jauh dan commuter," kata Rode.

Simak Video Berikut :

Sebelum menjelaskan ke tahap peresmian uji coba, Rode mengungkapkan bahwa seluruh jajaran, termasuk pihaknya terlebih dahulu menyiapkan ragam hal teknis pendukung pembangunan stasiun tersebut.

Hal itu perlu dilakukan, sebab untuk saat uji coba nanti diharapkan tidak akan ada sesuatu hal yang berdampak menimbulkan suatu hambatan.

"Sebelum uji coba hari ini, kami melakukan banyak kesiapan, mulai dari uji sertifikat prasarananya, safety assessment, dan Standard Pelayanan Minimal (SPM) dari semua instansi yang ada di DJKA terkait dengan kewenangannya tersebut," tutur Rode.

Baca juga: Diresmikan Hari Ini, Begini Tampang Mobil Listrik untuk Antar Warga dari Stasiun Duri menuju PIK II


Baca juga: Besok Uji Coba Stasiun Shelter Matraman, Total Penumpang Diprediksi Tembus 2.203 orang Per Hari


Baca juga: Tawuran Kembali Terjadi di Dekat Stasiun Tebet, Polisi Gelar Patroli saat Jam Rawan


Rode berujar bahwa hal yang dipersiapkan jajaran petugas terkait pengerjaan Stasiun Matraman, yakni memfokuskan juga pada bagian pengoperasian fasilitas.

"Jadi, kami memastikan bahwa sebelum di uji coba, itu semuanya sudah siap, baik dari sarana nya, maupun pelayanannya," ujar Rode.

Ketika hal tersebut sudah siap, para petugas langsung menggelar agenda peresmian uji coba.

Nantinya, uji coba ini akan berlangsung selama seminggu ke depan, terhitung hari ini.

Tujuannya yakni untuk memantau perkembangan pengoperasian stasiun tersebut, apakah nantinya terdapat kekurangan pelayanan kepada penumpang, dan bagaimana langkah yang harus diambil mencari solusinya dalam bentuk evaluasi berjangka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved