Kabupaten Bogor

Kisah Nyata, Awalnya Bekerja sebagai Manajer, Kini Perempuan asal Makassar Jadi Pelari Lintas Alam

Kini perempuan asal Makassar jadi pelari lintas alam. Awalnya Feby Sofia Bunda asal Makassar bekerja sebagai manajer.

TribunnewsDepok.com/Alfarizy Ajie Fadhilah
Kisah Nyata, Awalnya Bekerja sebagai Manajer, Kini Perempuan asal Makassar Jadi Pelari Lintas Alam. 

Di Balikpapan jugalah Feby bertemu dengan suaminya yang kala merupakan klien Feby. Kemudian Feby memutuskan untuk kembali merantau ke tempat yang lebih jauh dari tanah kelahirannya.

Pada 2010 ia pindah bekerja ke Jakarta. Kala itu ia bekerja pada perusahaan pengiriman atau logistik, feby ditempatkan sebagai Customer Service Manager di Jakarta pada tahun 2010.

Pasca melahirkan sang buah hati, Feby masih sempat bekerja, namun karena ia rasa terlalu berat untuk dijalankan, Feby akhirnya mengalah untuk fokus mengurus anak dan Suami.

Setelah sebelumnya Feby merupakan sosok wanita karir yang bekerja hampir 12 jam per hari, tentu ia memiliki banyak waktu ketika ia tak lagi bekerja dan hanya diam di rumah.

Medio 2014, Feby yang kala itu sedang berselancar di media sosial, melihat publikasi beberapa rekannya sedang mengikuti kegiatan lari di alam bebas.

"Sebagai wanita karir yang sibuk, saya kadang bekerja dari pukul 8 pagi sampai 8 malam, dan ketika tidak bekerja lagi dan menjadi tidak punya kegiatan rutin seperti sebelumnya, saya hanya mengurusi suami dan anak, dan dibantu oleh Asisten Rumah Tangga (ART) juga," tutur Feby.

Bermodalkan informasi yang telah ia kumpulkan, rencana untuk lari trail bersama sang suami pun mengerucut pada MesasStila Challenge. Ini menjadi 13Km pertama Feby di dunia Trail Run.

"Pertama itu lari trail di Mesastila, Magelang, waktu itu saya coba ikutan 13 kilo, ikut-ikutan saja, itu kategori yang paling pendek jarak tempuhnya, beberapa ada yang setengah marathon (21Km) dan ada yang marathon (42Km).

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Dukung Rio Waida Lolos Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

MesaStila merupakan bagian dari empat balapan ultra trail yang sangat menantang di Indonesia (Grand Slam Ultra Indonesia).

Feby menceritakan pengalamannya kali pertama mengikuti lari di alam bebas, meski pada saat itu ia telah melakukan persiapan dengan dengan suami, namun ternyata masih banyak hal-hal kecil yang luput dari mereka.

Kala itu Feby dan suami membeli dua pasang sepatu yang sama, tentu berbeda ukuran. Salomon, menjadi sepatu pertama Feby dan suaminya. 

"Saya pakai sepatu Salomon, dan ternyata itu bukan sepatu untuk trail run, saya beli itu di toko diskon di Malaysia dengan suami saya. Ketika kami pakai ya nyaman-nyaman saja karena kita memang gak tau kalau sepatunya gak tepat," ujar Feby sambil tertawa. 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved