Penelitian UI

Mahasiswa UI Temukan Bahan Bakar Gas untuk Memasak dan Bahan Bakar Kendaraan dari Tanaman Selada Air

Bahan bakar gas untuk memasak dan bahan bakar kendaraan dari tanaman selada air. Hal tersebut ditemukan mahasiswa FMIPA UI.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
Mahasiswa UI Temukan Bahan Bakar Gas untuk Memasak dan Bahan Bakar Kendaraan dari Tanaman Selada Air. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Mahasiswa UI temukan bahan bakar gas untuk memasak dan bahan bakar kendaraan dari tanaman selada air.

Berbagai inovasi guna mencari solusi alternatif sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan demi mengurangi penggunaan energi fosil, terus diupayakan oleh banyak ilmuwan dan pakar teknologi.

Sebab, penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan berbagai masalah global yang memengaruhi kelangsungan hidup manusia, baik dari segi ketahanan energi maupun keamanan ekosistem.

Baca juga: Buruan, Penerimaan Mahasiswa UI dari Jalur Prestasi, Diterima di 14 Fakultas, Ini Syarat dan Linknya

Salah satu dampaknya terhadap lingkungan adalah peningkatan emisi gas hasil pembakaran (polutan) yang menimbulkan efek gas rumah kaca, dan tentu saja memengaruhi kualitas udara. 

Selain itu, energi fosil memiliki keterbatasan cadangan, dan tak bisa diperbaharui.

Dengan berlatar belakang fakta-fakta tersebut, tim mahasiswa Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) angkatan 2018 tergerak menghasilkan sebuah inovasi energi baru dan terbarukan berbasis sampah organik dari tanaman selada air (Pistia stratiotes) untuk menanggulangi masalah tersebut.

Tim terdiri dari Ermita Rizki Umaya, Balqis Jihaan Nabila Budi, Margaretta Elsa Damayanti, Nalia Atalla Ramadhieni, dan Syahira Andini.

Baca juga: Kolaborasi dengan Coventry University, Rektor UI Sebut Mahasiswa Dilibatkan dalam Riset dan Inovasi

Di bawah bimbingan Saifudin, M.Si., tim menuangkan ide gagasan berjudul Utilization of Pistia stratiotes L. Biogas As Renewable Energy Source ke dalam sebuah paper ilmiah yang turut disajikan dalam bentuk poster dan video dengan konten visual yang menarik dan mudah dipahami publik.

Saifudin mengatakan, pendekatan alternatif berupa energi terbarukan dapat menjadi solusi, salah satunya dengan menggunakan biogas dari biomassa tanaman, seperti Pistia stratiotes.

Kandungan hemiselulosa P. stratiotes berperan sebagai substrat dalam proses fermentasi, sehingga menghasilkan gas metana (CH4), yang diketahui merupakan komponen utama biogas.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved