Metropolitan
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Daging Sapi, Pemprov DKI Jakarta Resmi Gandeng KUD Kabupaten Blora
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Daging Sapi, Pemprov DKI Jakarta Resmi Gandeng KUD Kabupaten Blora. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Jalin nota kesepakatan, Perumda Dharma Jaya resmi menggandeng Koperasi Unit Desa (KUD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah untuk memasok sapi ke DKI Jakarta.
Kabar baik itu disampaikan Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman.
Dirinya mengatakan, potensi hewan sapi di Kabupaten Blora sangat besar dan kualitasnya sudah memenuhi standar.
Hanya saja, sambung Raditya, keseragaman pada hewan sapi yang akan disuplai ke Jakarta perlu ditingkatkan.
Raditya menilai, dengan sudah banyak peternakan komunal di Blora maka hewan sapi seharusnya memiliki standar yang seragam karena pakan dan perlakuannya sama.
Apalagi Jakarta bukan daerah produksi karena itu membutuhkan dukungan dari daerah-daerah lain, termasuk dari Blora.
“Diharapkan kerja sama bisa berlanjut dan berkembang bukan terbatas pada suplai hewan sapi saja, tapi mendukung kebutuhan komoditas lainnya di DKI Jakarta,” kata Raditya pada Rabu (25/5/2022).
Baca juga: Sukseskan Program Bogor Cerdas hingga Sport and Tourism, Pemkab Bogor Gandeng Ormas
Baca juga: Diusir Keluarga, Polisi Buru Ayah yang Tega Aniaya Anak Kandungnya di Tanjung Duren
Sementara itu Bupati Blora Arief Rohman, menyambut baik kerja sama antara Pemerintah DKI Jakarta dengan KUD Wargo Tani Kabupaten Blora.
Arief mengatakan, Blora merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang secara populasi sapinya terbesar hampir 270.000 ekor.
Namun, kata dia, belum dikelola secara masif sehingga hanya sebatas untuk kebutuhan rumah tangga.
Terdiri dari sekitar 270 desa dan 29 kelurahan, saat ini Pemkab Blora tengah gencar memasifkan peternakan komunal dengan menggandeng koperasi-koperasi dan desa-desa melalui Bumdes.
“Tercatat, sudah ada 200 peternak komunal di Blora sampai saat ini, tapi memang harus didampingi untuk spek yang dibutuhkan dagingnya seperti apa, kemudian targetnya setiap hari tambah berapa kilogram, kami menggandeng perguruan tinggi untuk mendampingi petani agar sepeknya sesuai dengan kebutuhan Jakarta,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sapi-Rumah-Potong-Hewan-RPH-Tapos-Depok-pada-Kamis-2422022.jpg)