Berita Jakarta
Rorotan, Pusat Pertanian yang Menjadi Lumbung Padi Terakhir di Jakarta
Menurut Sirojudin, luas sawah di Rorotan mulanya mencapai sekitar 400 hektare. Namun, tiap tahunnya terus berkurang.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Laporan wartawan wartakotalive.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sekilas bukan di Jakarta, hamparan sawah luas membentang dengan hijau padi permai sejauh mata memandang.
Di sepanjang Jl. Marunda 1 No.39, Cilincing, Jakarta Utara inilah, sawah dengan luas sekitar 300 hektar membentang.
Para petani ibukota ini mampu memproduksi ribuan ton padi di tengah laju industri yang terus berkembang.
Ketua Kelompok Tani Maju Rorotan, Sirojudin Abas mengungkapkan, awalnya masyarakat di wilayahnya memang berprofesi petani.
Baca juga: Palak Kelompok Tani hingga Rp1 Miliar, Kejari Tangkap Mantan Pejabat Dinas Pertanian Karawang
"Bapak saya, kakek dan nenek saya semuanya itu orang yang tiap harinya terjun ke sawah," ucap Sirojudin, Minggu (22/5/2022).
Menurut Sirojudin, luas sawah di Rorotan mulanya mencapai sekitar 400 hektare. Namun, tiap tahunnya terus berkurang.
Misalnya, pada kasus Covid-19 lalu, 50 hektare sawah di Rorotan diurug untuk dijadikan pemakaman masal.
Baca juga: Pasar Tani Kembali Digelar, DKP3 Fasilitasi Petani di Depok untuk Menjual Hasil Pertaniannya
Padahal, menurut Sirojudin, sawah di Rorotan sangat produktif, tiap hektarenya mampu menghasilkan pagi sekitar tujuh hingga delapan ton.
"Setahun kami bisa panen dua kali, itupun kalau benih padi mudah didapatkan," ucapnya.
Tak hanya padi, sawah di Rorotan juga menghasilkan banyak sayuran, dari caisim, kangkung, bayam, kemangi, dan katuk.
Baca juga: Tata Kawasan Bogor Barat, Pemkab Bogor Gandeng Institut Pertanian Bogor
Para petani Rorotan hanya penggarap, sawah-sawah di sana milik pengembang, pemda dan pengusaha.
"Harapan kedepan saya, sehebat apapun negara ini yang namanya pangan itu adalah nomor satu. tolong kita itu diperjuangkan," ungkap Sirojudin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Petani-di-Rorotan-Cilincing-Jakarta-Utara-sedang-menggarap-sawah.jpg)