Senin, 20 April 2026

Kabupaten Bogor

Kisah Ibu Hamil di Cijeruk Bogor yang Selamat dari Himpitan Material Tanah Longsor

Bersama tiga anaknya, dia lalu lari ke arah dapur untuk menyelamatkan diri. Namun baru sampai di pintu dapur, runtuhan rumah sudah menghimpit mereka.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Fitri (32), korban selamat dalam bencana tanah longsor di Kampung Pasir Pogor, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/5/2022). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIJERUK - Mata Fitri (32), korban tanah longsor di Kampung Pasir Pogor, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, tampak masih bengkak dan merah.

Lengan bagian kirinya juga masih terlihat memar. Begitu pun bagian kakinya ada sedikit luka-luka ringan.

Wanita yang kini hamil 8 bulan ini terduduk lemas di rumah saudara di Kampung Pasir Pogor, RT 01/04, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Dia tampak tabah menerima ucapan bela sungkawa dari tetangga dan sahabatnya yang terus berdatangan pada Minggu (22/5/2022) sore.

Kepada Wartakotalive.com, dia mengenang kembali detik-detik menjelang tanah longsor menghancurkan rumahnya dan membuat suaminya harus meregang nyawa.

"Saat kejadian saya berada di dalam rumah. Saya melihat ada banyak air keluar dari sela-sela bentengan (turap) vila yang ada di atas rumah. Tak lama kemudian bentengan retak dan ambrol," kata Fitri di Cijeruk, Minggu (22/5/2022) sore.

Baca juga: Fitri Korban Tanah Longsor Cijeruk Lagi Hamil 8 Bulan Sempat Tertimbun Tanah dan Bangunan Rumahnya

Bersama tiga anaknya, dia lalu lari ke arah dapur untuk menyelamatkan diri. Namun baru sampai di pintu dapur, runtuhan rumah sudah menghimpit tubuh mereka.

"Saya langsung membungkuk memeluk tiga anak saya. Dua anak di depan dan satu lagi di samping saya," ujar Fitri.

Dia merasakan beratnya material rumah yang menghimpit mereka. Dari  puing-puing reruntuhan rumah ia berusaha sekuat tenaga berdiri dan menengadah ke atas.

Baca juga: Empat Korban Tanah Longsor di Cijeruk Berhasil Dievakuasi, Langsung Dibawa ke RS Polri Untuk Otopsi

Ternyata kepalanya masih bisa nongol keluar di sela-sela lubang asbes yang pecah untuk meminta tolong ke warga.

Selang berapa menit kemudian, warga pun datang untuk menolong Fitri dan ketiga anaknya dari bencana tanah longsor.

Meskipun dia dan tiga anaknya selamat, namun nasib sial menimpa suami Fitri dan tiga anggota keluarganya yang lain.

Duduh (34), suami Fitri, bersama mertuanya Uum (70), serta adik iparnya Eneng (30) dan anaknya Eneng bernama Nafis (2) meninggal dalam peristiwa ini.

Baca juga: Tanah Longsor Terjadi di Cijeruk Bogor, Empat Orang Meninggal Dunia

"Suami saya baru pulang kerja. Saat kejadian dia berada di depan rumah. Begitu bentengan ambruk, dia ikut lari ke dalam rumah. Tetapi rupanya telat karena rumah keburu ambruk dan menimpa dia," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved