Bulan Suci Ramadan
Mutiara Ramadan 1443 H, Imam Budi Hartono: Puasa, antara Kesadaran Bumi dan Kesadaran Langit
Imam Budi Hartono: Puasa, antara kesadaran bumi dan kesadaran langit. Itulah mutiara Ramadan yang disampaikan Wakil Wali Kota Depok.
Tidak mengherankan jika pada bulan-bulan Ramadan seperti ini hampir semua aktifitas dikemas dengan nuansa relijius.
Acara-acara di televisi dan radio disesaki dengan kajian keagamaan.
Bahkan acara-acara yang bersifat entertain juga dikemas sebisa mungkin untuk mengedepankan unsur relijiusnya.
Kedua, kesediaan orang untuk lebih mendekatkan diri dengan Tuhan melalui ibadah yang dijalankan.
Baca juga: Mutiara Ramadan 1443 H, Imam Budi Hartono: Hindari Puasa yang Sia-sia
Adanya keinginan untuk menambah jenis ibadah dan kuantitasnya. Di antaranya Tarawih berjamaah, khataman Al-Qur’an, santunan Yatim dhuafa dan seterusnya.
Korelasi…
Hadirnya Ramadan selalu memberikan dampak positif, baik bagi individu yang menjalankan puasa maupun secara sosial.
Kesadaran manusia akan asal usulnya dari tanah (unsur bumi) menjadikan seseorang akan sadar diri, bahwa manusia yang tercipta dari tanah dan jika mati akan dikembalikan ke tanah .
Hal ini akan menyelamatkan manusia dari sikap kesombongan. Utamanya di saat bulan Ramadan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mutiara-Ramadan-IBH.jpg)