Bulan Suci Ramadan

Mutiara Ramadan 1443 H, Imam Budi Hartono: Hindari Puasa yang Sia-sia

Imam Budi Hartono sampaikan Hindari puasa yang sia-sia. Itulah mutiara Ramadan 1443 Hijriah yang dapat menjadi inspirasi.

Editor: dodi hasanuddin
Warta Kota
Mutiara Ramadan 1443 H, Imam Budi Hartono: Hindari Puasa yang Sia-sia. 

Mutiara Ramadan 1443 Hijriah

Besama Wakil Wali Kota Depok

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Mutiara Ramadan 1443 H, Imam Budi Hartono: Hindari puasa yang sia-sia.

Setiap ibadah mempunyai dua potensi yang selalu beriringan satu dengan lainnya. Satu sisi suatuibadah mungkin akan menjadi ladang pahala kita yang akan kita panen di kampung akhirat nanti.

Tapi sisi lain, jika kita tidak memenuhi syarat, adab dan rukunnya bisa jadi sebuah ibadah justru menjadi fitnah bagi kita di hari akhir nanti.

Bagaimana dengan ibadah puasa Ramadhan kita ? Apakah  ancaman fitnah terhadap puasa yang kita jalankan ? Setidaknya ada dua dalil yang juga mengingatkan kita

Dalil pertama, Rasulullah SAW telah memberikan prediksi bagaimana banyak orang yang berpuasa tanpa hasil apapun keculai hanya lapar dahaga.

Beliau bersabda dari lisannya yang mulia.

“Betapa Banyak Orang berpuasa tapi tidak mendapat (pahala) apa-apa dari puasanya kecuali hanya lapar, dan betapa banyak orang yang sholat malam (tarawih) tapi tidak mendapatkan apa-apa selain begadang saja”

(HR An-Nasai)

Dalil di atas seharusnya menjadi warning atau peringatan dini bagi kita dalam meniti hari-hari Ramadhan kita, agar tidak termasuk golongan yang celaka dalam arti berpuasa tanpa pahala.

Dalil Kedua, lafadz doa Jibril alaihissalam, dimana ia mendoakan keburukan kepada mereka yang mendapati Ramadhan tapi tidak mendapat ampunan dari Allah SWT. Diriwayatkan dalam hadits yang panjang :

“Dari Abu Hurairah: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam naik mimbar lalu bersabda: ‘Amin, Amin, Amin’. Para sahabat bertanya : “Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?” Kemudian beliau bersabda, “Baru saja Jibril berkata kepadaku: ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’, maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun tidak membuatnya masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua)’, maka aku berkata: ‘Amin’. Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Allah melaknat seorang hamba yang tidak bershalawat ketika disebut namamu’, maka kukatakan, ‘Amin”

(HR Ibnu Khuzaimah dishahihkan oleh Albani )

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved