Ade Armando Dikeroyok Massa, Ridwan Kamil: Seharusnya Semua Menahan diri di Bulan Suci Ramadan
Ridwan Kamil menyayangkan aksi kekerasan terhadap Ade Armando yang mewarnai unjuk rasa di Jakarta tersebut.
Hanya di Aceh disepakati ada partai lokal. Hanya di Yogyakarta disepakati Gubernur adalah Sultan HB untuk selamanya.
Di DKI Jakarta disepakati walikotanya ditunjuk gubernur bukan dipilih rakyat. Di Papua disepakati suara coblosan bisa dititipkan kepada kehendak kepala suku.
"Sehingga jika ada narasi atau wacana di negeri ini yang berbeda dengan kesepakatan, tentulah harus diekspresikan dan dimusyawarahkan secara baik-baik. Apapun wacananya. Termasuk wacana yang sempat menghangat sebelum demo hari ini, terkait perpanjangan jabatan presiden jadi 3 periode, yang tentunya berbeda dgn kesepakatan hanya 2 periode seperti tertulis di UUD 45," katanya.
Ia pun meminta yang setuju dengan ide ini silakan bergumenkan dengan baik. Yang tidak setuju juga diminta berargumen dengan baik. Setelah dimusyawarahkan dan bermufakat, berubah tidaknya, itulah kesepakatan yang harus dihormati.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ade Armando Dipukuli Massa di Senayan, Ini Komentar Ridwan Kamil,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Selama-10-menit-orang-yang-diduga-Ade-Armando-dianiaya-massa-di-depan-Gedung-DPR-RI.jpg)