Senin, 13 April 2026

Berita Depok

Tunjukan Simbol Anti Kekerasan, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Segera Bantu Korban

Tunjukan Simbol Anti Kekerasan, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Segera Bantu Korban. Simbol itu berupa Kepalan Tangan dengan Posisi Ibu Jari Terkepal

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meluncurkan gerakan Jawa Barat Berani Cegah Kekerasan (Jabar Cekas) di SMA Negeri 4 Depok, Sukatani, Tapos, Kota Depok, Jumat (8/4/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk menolong para korban apabila melihat simbol anti kekerasan.

Simbol tersebut berupa kepalan tangan dengan posisi ibu jari terkepal.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil ketika meluncurkan Kampanye Jabar Cekas di SMA Negeri 4 Depok, Sukatani, Kota Depok, Jumat (8/4/2022).

Ada tiga tahap dari simbol yang mengandalkan jari jemari ini.

Pertama perlihatkan lima jari dengan telapak tangan mengarah ke luar.

Kedua, lipat ibu jari ke dalam telapan tangan.

Terakhir, lipat semua empat jari menutupi ibu jari.

"Barangkali kalau di jalan ketemu dengan orang atau korban yang memberikan tanda-tanda seperti ini. Ini merupakan simbol kekerasan dunia, jadi mari kita sama-sama cegah kekerasan pada perempuan dan anak," ungkap Ridwan Kamil.

Dengan mengetahui simbol anti kekerasan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Emil berharap pencegahan terhadap kekerasan bisa dilakukan dengan maksimal.

Sehingga tak ada lagi korban-korban selanjutnya.

Kepada korban pun, Kang Emil mengatakan simbol ini dapat menyelamatkan diri dan diharapkan dapat menghentikan tindak kekerasan yang dialaminya.

Baca juga: Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Terapkan Langkah 10 Berani

Baca juga: Diterjang Puting Beliung, Atap Ruang Kelas di SDN 01 Sawangan Terbang, Plafon Ambruk

Sebelumnya, dengan diluncurkannya Jawa Barat Berani Cegah Kekerasan atau Jabar Cekas, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjabarkan adanya 10 Berani yang harus dilakukan semua orang guna mencegah terjadinya tindakan kekerasan pada perempuan dan anak.

 

 

10 Berani tersebut yakni, Berani Menolak, Berani Berkata Tidak, Berani Melawan, Berani Maju, Berani Bergerak, Berani Bicara, Berani Melindungi, Berani Melapor, Berani Berpihak kepada korban, dan Berani Mencegah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved