Kamis, 21 Mei 2026

IPB Buka Seleksi Mahasiswa Baru Lewat Jalur Ketua OSIS

Rektor IPB Prof Dr Arif Satria, SP, M.Si menjelaskan pihaknya kini menyediakan jalur seleksi khusus melalui Jalur Ketua OSIS.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Rektor IPB Prof Dr Arif Satria, SP, M.Si. 

Total pada tahun 2021, IPB menerima sekitar 8.000 mahasiswa baru untuk jenjang S1, S2, S3 di 12 fakultas.

Arif mengaku fakultas yang menjadi pilihan favorit mahasiswa selalu berubah setiap tahun.

"Sekarang ini untuk SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2022 ini, yang paling tinggi prodi manajemen, kemudian statistik, ilmu komputer, gizi, dan teknologi pangan," ujarnya.

Menurut Arif, sekitar 70 persen lulusan IPB terserap pasar tenaga kerja kurang dari enam bulan.

"Ada juga yang sebelum lulus sudah diterima kerja. Kami akan terus meningkatkan itu," paparnya.

Lulusan IPB juga dibekali dengan integritas yang kuat serta kompetensi softskill seperti leadership, kemampuan kolaborasi, kerja sama, mengambil keputusan, komunikasi, kreativitas, menggerakkan orang, dan menyelesaikan konflik.

Baca juga: Pertama Kali IPB University Wisuda 40 Kades yang Ikut Sekolah Pemerintah Desa, Ini Pesan Ade Yasin

"Softskill ini diperlukan di mana pun. Sekarang di kantor selalu ada konflik. Jikalau orang enggak pernah terlatih, tidak akan bisa menghadapi itu," tambah Arif.

Menurut Arif, softskill ini perlu sekali dikembangkan dan dipadukan dengan kompetensi hardskill dari keilmuan.

IPB mempunyai kurikulum baru yaitu K2020 atau Kurikulum 2020. Kurikulum ini mengintegrasikan antara akademik, perkuliahan, dengan ekstrakurikuler.

Dengan mengintegrasikan dua hal ini, maka hasil atau sosok lulusan IPB benar-benar lengkap, mulai dari kompetensi, sofskill hingga perubahan mindset.

Mahasiswa-mahasiswi IPB juga wajib mengikuti latihan "The 7 Habits of Highly Effective People" dari Stephen Covey. Pelatihan ini  diberikan kepada 4.000 mahasiswa.

"Begitu masuk para mahasiswa dibagi menjadi sekian kelompok, satu kelompok 20 orang. Kami lihat itu selama seminggu. Mindset-nya sudah berubah," beber Arif.

"Jadi kalau ada yang kuliah di IPB, kami tidak hanya membekali mereka dengan sains dan teknologi tapi juga perubahan mindset, karakter, dan softskill," imbuhnya.

Selama pandemi Covid-19, media pembelajaran IPB sudah beralih dari konvesional jadi online. Begitu pun pelatihan "The 7 Habits"  dilakukan daring.

"Pelatihan itu menjadi bagian dari proses pendidikan IPB yang ujungnya adalah menjadikan lulusan IPB menjadi agile learner, pembelajar yang cepat, pembelajar  tangguh," kata Arif.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved