Metropolitan

4 juta Orang Masuk Jakarta Setiap Hari, Anies Ungkap Pentingnya Integrasi Transportasi Publik

4 Juta Orang Masuk Jakarta Setiap hari, Anies Ungkap Pentingnya Integras Transportasi Publik. Berikut selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap, ada 4 juta orang di Jabodetabek yang bepergian setiap hari.

Jumlah sebanyak itu hampir separuh dari total penduduk Jakarta yang mencapai 10 juta orang lebih.

Kata Anies, mereka bepergian tidak hanya menggunakan angkutan pribadi tetapi angkutan umum.

Karena itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini memandang, pentingnya mengintegrasikan layanan transportasi angkutan umum demi menunjang mobilitas penduduk.

“Transportasi dan mobilitas tentu saja memainkan peran kunci dalam menopang kegiatan ekonomi kami, serta kehidupan sehari-hari kami di sini di Jakarta,” ujar Anies saat menjadi keynote speaker dalam acara U20 Jakarta E-Mobililty secara virtual di YouTube Pemprov DKI Jakarta pada Selasa (1/3/2022).

Tingginya mobilitas penduduk di Kota Satelit, kata Anies, tentunya akan berimplikasi pada polusi udara.

Oleh karena itu, merupakan hal yang logis jika pemerintah membuatkan regulasi untuk mengatur emisi.

“Ini adalah sektor prioritas untuk karbonisasi. Jadi, Itulah fakta kami di sisi lain kami juga merupakan kota yang mengungkapkan komitmen eksplisit dan kuat untuk terlibat dalam gerakan untuk mengatasi, krisis iklim global,” jelas Anies.

“Dan tidak hanya hari ini, kami memulainya pada tahun 2012. Pemerintah Jakarta telah mengambil langkah serius dengan berkomitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang berketahanan iklim,” lanjutnya.

Baca juga: Tangani Langsung Kasus Pemerkosaan Ayah, Menteri PPPA Jamin Keselamatan & Perlindungan Hukum Korban

Baca juga: Ungkap Jaringan Pengedar Uang Palsu, Polisi Sita 500 Ribu Lembar Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu

Menurutnya, lima tahun yang lalu atau 2017 silam, pemerintah daerah mempercepat upaya untuk mendorong aksi iklim agar jauh lebih baik.

Hal ini juga sejalan dengan laporan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) beberapa hari lalu yang menyoroti pentingnya mempercepat adaptasi terhadap perubahan iklim, terutama komitmen politik dan implementasinya.

Komitmen itu telah tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 90 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Rendah Karbon Bebas Karbon.

Dia menyebut, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi pemerintah demi mencapai target tersebut.

Mulai dari menyediakan sistem transformasi yang efisien untuk mengakomodasi lebih dari 20 juta perjalanan setiap hari.

Di sisi lain, pemerintah harus memastikan bahwa kesetaraan dan keberlanjutan lingkungan dalam kota tetap terjamin.

Dalam kesempatan itu, Anies merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah dalam acara E-Mobility.

Dia memaparkan ambisi pemerintah daerah yang ingin mencapai zero emission pada tahun 2050 mendatang.

“Saya senang untuk melaporkan bahwa sekarang, kami telah mengurangi sebesar 26 persen dan kami optimis, bahwa kita akan dapat mencapai Net Zero Emission pada tahun 2050,” imbuhnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved