Minggu, 14 Juni 2026

Muncul Dua Instruksi Berbeda, Pedagang Daging Sapi di Kota Depok Batal Mogok

Di los daging sapi di Pasar Agung, Sukmajaya, sejumlah pedangan ada yang buka dan ada yang tutup.

Tayang:
Penulis: Alex Suban | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok/Muhamad Fajar Riyandanu
Suasana los lapak daging sapi di Pasar Agung pada Senin (28/2/2022), siang. 

Laporan Tribun News Depok, Muhamad Fajar Riyandanu

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Agung, Sukmajaya, Kota Depok batal mogok. Hal ini disebabkan adanya dua surat instruksi yang berbeda. 

Satu surat yang berasal dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), per tanggal 24 Februari lalu mengimbau para pedagang untuk melakukan mogok selama lima hari. 

Sedangkan satu surat lainnya dari Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) per tanggal 25 Februari lalu, mengintruksikan para pedagang untuk tidak melaksanakan aksi mogok jualan. 

Sultan (24), salah satu penjual daging sapi di Pasar Agung, mengatakan sejumlah pedagang menutup lapak dan sebagain pedagang lainnya masih membuka lapaknya. 

Baca juga: Pedagang Daging di Kota Depok Batal Mogok Jualan, Harga Daging Sapi Tembus Rp 135.000 per Kilogram

Selain itu, dirinya mengaku hanya memperoleh kabar mogok dari pesan WhatsApp tanpa ada surat resmi dari institusi bersangkutan. 

"Pedagang daging di pasar di Depok doang yang buka. Yang lainnya tutup. Karena ada dua surat edaran yang menganjurkan buka dan tutup. Jadi gak berbentuk fisik suratnya, hanya salinan dari WA doang," kata Sultan saat ditemui di lapaknya pada Senin (28/2/2022), siang.

Menurutnya, para pedangang yang tutup merupakan pedagang yang memperoleh pasokan daging dari daerah Bogor dan Jakarta. 

Sementara, para pedagang yang menerima suplay daging dari daerah Depok, masih membuka lapaknya karena tetap menerima stok daging. 

Baca juga: Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Mereka Tagih Janji Jokowi Tekan Harga di Bawah Rp 100.000

"Kalau yang ambil (daging) dari Bogor tuh tutup, kalau yang ambil daging dari Depok masih buka. Kalau di Bogor itu tegas, sampai ada yang sidak masuk pasar. Kalau di Depok cuma dari WA doang," sambung Sultan.

Di los daging sapi di Pasar Agung, Sukmajaya, sejumlah pedangan ada yang buka dan ada yang tutup. Dari 21 lapak daging sapi yang terlihat, separuh di antaranya tutup.

Bahkan, lapak daging yang bersebelahan dengan kios milik Sultan juga tutup. 

"Mereka tutup sampai tanggal 2 Maret, kan aslinya 5 hari, itu dikurangi jadi 3 hari. Mulai hari ini," jelasnya.

Baca juga: Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Unit Krimsus Polres Jakbar Turun Langsung Turun ke Pasar

Selain Sultan, ada Jaji (42), pedagang daging yang masih membuka lapaknya. Ia mengatakan, wacana aksi mogok di Kota Depok mendapat tanggapan pro dan kontra. 

"Karna ada demo (mogok) ini sebenarnya buat info kalau ada kenaikan harga daging. kalau pedagang lain selain daging mah naiknya seribu dua ribu, nah kalau daging sapi naiknya sudah Rp 7000 hingga Rp 8000 dalam seminggu," jelas Jaji. 

Jaji menjelaskan, harga daging sapi di Pasar Agung dijual antara Rp 135.000 sampai Rp 140.000 per kilogram. "Sebelumnya harganya cuma Rp 120.000 per kilo," tambahnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved