Berita Nasional

Tekan Impor LPG, PLN Dorong Penggunaan Kompor Listrik

Tekan Impor LPG, PLN Dukung Program Konversi Kompor Gas ke Kompor Listrik. Berikut Selengkapnya

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ilustrasi Gas LPG 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - PLN siap mendukung program konversi kompor LPG ke kompor induksi pada tahun 2022.

Langkah ini untuk mendukung upaya pemerintah membangun kemandirian energi dan juga menghemat anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

"Arahan Bapak Presiden di Istana Bogor sudah sangat jelas, yaitu untuk mengubah energi berbasis impor ke energi berbasis domestik. Salah satunya melalui konversi penggunaan kompor LPG ke kompor induksi," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada Sabtu (19/2/2022).

Saat ini impor LPG dari tahun ke tahun terus naik seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat.

Dengan beralih ke kompor induksi, ketergantungan terhadap impor LPG akan berkurang secara bertahap sehingga dapat mendorong kemandirian energi.

Baca juga: Kasus Konfirmasi Positif Bertambah 1.314, Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Capai 19.487 Orang

Baca juga: Jatuh Cinta dengan Barang Bekas Sejak Kecil, Nurcholis Agi Sukses Bangun Mal dan Wisata Rongsok

Tak hanya angka impor, langkah konversi ini juga bakal menekan subsidi LPG dalam APBN yang terus membengkak.

Subsidi yang selama ini digunakan untuk membiayai LPG, ke depan dapat dimanfaatkan untuk program yang lebih berdampak untuk masyarakat seperti pendidikan, infrastruktur, air bersih, dan sebagainya.

Diberitakan sebelumnya, guna menyukseskan program tersebut, salah satu langkah yang dilakukan PLN adalah bundling pembelian kompor listrik dengan program promo tambah daya.

Masyarakat hanya cukup membayar Rp 150.000 untuk tarif rumah tangga, hingga daya 11.000 VA dengan syarat dan ketentuan berlaku melalui e-commerce yang bekerjasama dengan pembelian kompor induksi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved