Rabu, 8 April 2026

Bojongsari Depok

Petugas Damkar Depok Evakuasi Tiga Ular Sanca dalam Dua Hari

Welman pun menduga, tiga ular yang muncul ke permukiman warga tersebut dikarenakan efek banjir yang sepekan terakhir melanda Depok

Penulis: Alex Suban | Editor: murtopo
Damkar Kota Depok
Petugas Damkar Depok UPT Bojongsari evakuasi tiga ular sanca dalam dua hari terakhir. 

Laporan TribunnewsDepok.com, Muhamad Fajar Riyandanu

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Dalam dua hari, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mengevakuasi tiga ekor ular sanca liar sepanjang tiga meter di tiga lokasi berbeda.

Pada hari Jumat (18/2/2022) kemarin, petugas Damkar Depok mengevakuasi satu ular sanca di Perumahan Puri Bali RT 01/RW 12, Bojongsari.

Kemudian di hari yang sama, petugas Damkar kembali mengevakuasi satu ular sanca di Perumahan Griya Madya, Bedahan, Sawangan.

Pihak Damkar Depok kembali mendapat laporan pada Sabtu (19/2/2022), pagi.

Baca juga: Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter Masuk ke Rumah Warga di Cinangka Sawangan Depok

Mereka mengamankan satu ular sanca di Jalan Haji Maksum RT 01/ RW 04, Sawangan Baru. Pagi itu, ular sanca terlihat di pekarangan rumah warga.

Adapun tiga ular sanca tersebut saat ini ada di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Bojongsari.

"Karena tiga-tiganya ada di wilayah UPT Bojongsari, maka posisi ularnya ada di sana, menunggu pecinta reptil untuk diambil," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos pada Sabtu (19/2/2022), siang.

Baca juga: Maling Burung Marak di Depok, Setelah Beraksi di Sawangan Kini Terjadi di Sukatani Tapos

Welman pun menduga, tiga ular yang muncul ke permukiman warga tersebut dikarenakan efek banjir yang sepekan terakhir melanda sejumlah wilayah di Kota Depok.

"Karena hujan juga, rumah mereka terendam. Akhirnya naik ke tempat yang lebih kering. Dan di daerah Sawangan itu masih banyak kali dan anak kali," sambung Welman.

Pihak Damkar mengimbau agar para warga lebih sering menengok pekarangan rumah dan membersihkan sampah di tempat tertutup.

Baca juga: Maling Satroni Kios Tanaman Hias di Depok, Bawa Kabur 34 Tanaman Harga Rp 2 Juta Hingga Rp 50 Juta

"Dibersihkan pekarangan rumahnya, dicek apakah ada ular. Kemudian sampah dibersihkan supaya tikus tidak ada, agar ular tak terpancing ke rumah warga," jelasnya.

"Semua daerah di Depok potensi ada ular karena Depok dialiri oleh sungai dan situnya banyak. Tentu kalau ada sungai, juga ada ular," tukas Welman. (M29)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved