Jumat, 17 April 2026

Di Tangerang Sekolah Ditutup Karena Kasus Covid-19 Melonjak

Keputusan penghentian sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) merupakan imbas dari meningkatkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai dari jenjang TK/Paud hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Ia menjelaskan keputusan penghentian sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) merupakan imbas dari meningkatkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron di Tangsel Bertambah, 16 Kasus Diketahui Merupakan Transmisi Lokal

"Kenaikan kasusnya dalam beberapa hari terakhir cukup drastis. Makanya untuk menjaga anak - anak, mulai Rabu, 26 Januari 2022 proses belajar mengajar kembali online untuk sementara," ujar Arief.

Arief menambahkan pengambilan kebijakan PJJ juga mengacu pada hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen.

Baca juga: Bertambah Empat Orang, Total Ada Sebanyak 21 Pegawai Pengadilan Negeri Depok Positif Covid-19

"Serta saran dan masukan dari organisasi profesi medis, demi keselamatan anak - anak," ucapnya.

Lebih lanjut Wali Kota mengungkapkan Pemkot Tangerang akan kembali mengevaluasi sistem PJJ seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Tangerang.

"Semoga kasusnya bisa segera turun dan anak - anak bisa kembali ke sekolah," kata Arief. (dik)
 
 
 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved