Pemkot Depok Pastikan PTM 100 Persen Digelar Hari Senin, Operasional Kantin Harus Ditutup.

Idris mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Depok diperuntukkan ke semua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

Penulis: Alex Suban | Editor: Umar Widodo
Istimewa
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kiri) dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono pada Ahad (23/1/2022) sore memastikan PTM 100 untuk tingkatan SD, SMP dan SMA dengan catatan kantin sekolah belum boleh berjualan 

Laporan Reporter TribunnewsDepok.com, Muhamad Fajar Riyandanu

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Depok akan berlangsung pada Senin (24/1/2022) besok. Hal ini dikatakan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris pada Minggu (23/1/2022) sore.

Idris mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Depok diperuntukkan ke semua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

"Sebagaimana yang sudah diarahkan dalam SKB 4 Menteri tentang penyelenggaraan PTM terbatas 100 persen di Kota Depok akan dilaksanakan untuk jenjang SD, SMP dan SMA itu mulai hari Senin tanggal 24 Januari 2022 esok hari," kata Idris.

Lebih lanjut, kata Idris, sejumlah aturan baru juga diberlakukan dalam pelaksanaan PTM 100 persen ini. Diantaranya pengetatan protokol kesehatan dan larangan operasional kantin sekolah.

Idris mengatakan, selama pelaksanaan PTM 100 persen, para siswa dan tenaga kependidikan diimbau untuk membawa bekal atau makanan dari rumah.

"Kantin tidak dibuka sementara dan juga untuk jajanan anak-anak pada waktu istirahat, siswa dan seluruh tenaga kependidikan tidak diperkenankan untuk jajan di luar sekolah. Jadi membawa bekal masing-masing," sambung Idris.

Perihal waktu pelajaran, siswa diberikan 6 jam pelajaran per hari. Adapun di tingkat SD, 1 jam pelajaran setara dengan 35 menit. Sedangkan pada tingkat SMP dan SMA, 1 jam pelajaran sama dengan 45 menit.

Saat melaksanakan PTM 100 persen, siswa-siswi diperkenankan untuk berkonsultasi maupun bersosialisasi dengan sesama rekan kelas dan guru. Namun dengan ketentuan protokol kesehatan ketat.

"Anak-anaknanti bisa berkonsultasi menanyakan dan bersosialisasi sebagaimana biasa, tetapi laksanakan ketentuan protokol kesehatan," jelas Idris.

Ia berharap, siswa-siswi yang melaksanakan PTM 100 persen perdana pada Senin besok bisa terlindungi dari paparan Covid-19.

"Kita doakan mereka selalu sehat dan tenaga pendidik juga diberikan kekuatan, kesabaran dan kesehatan untuk depok dalam keadaan sehat," tukas Idris. (M29)

 

Sumber: Tribun depok
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved