Rabu, 22 April 2026

Metropolitan

Direvitalisasi, Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Hingga 3,5 Bulan Mendatang

Direvitalisasi, Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Hingga 3,5 Bulan Mendatang. Seluruh penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno Hatta

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Suasana bongkar muat barang pada pesawat Citilink, beberapa waktu lalu. PT Angkasa Pura II (Persero) mendukung pemberlakuan PSBB dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM MAKASAR - Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan Bandara Halim Perdanakusuma akan menjalani revitalisasi.

Bandara yang berlokasi di kawasan militer Angkatan Udara itu akan ditutup sementara hingga 3,5 bulan mendatang.

Bandara Halim Perdanakusuma (Bandara Halim) akan direvitalisasi mulai Rabu (26/1/2022).

Dengan demikian, aktivitas bandara akan dihentikan untuk sementara waktu dalam beberapa bulan mendatang.

Hal itu dilakukan sebagai tindaklanjut dari terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Indonesia/Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Adanya revitalisasi Bandara Halim itu dilakukan untuk memperbaiki fasilitas sisi darat maupun udara dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

"Dengan dimulainya revitalisasi, Bandara Halim akan ditutup sementara mulai 26 Januari 2022. Waktu penutupan diperkirakan paling lama 3,5 bulan," ucap Adita pada keterangan tertulisnya, yang dikutip Sabtu (22/1/2022).

Baca juga: Gara-Gara Kebijakan Harga Murah, Pedagang Minyak Goreng di Pasar Agung Kota Depok Rugi Hampir 90 %

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Agung Masih Rp 18.500, Pedagang Berharap Pemerintah Kota Depok Tak Diam

Sebelumnya, ujar Adita, sejak beberapa bulan lalu, Kemenhub bersama TNI AU telah melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mengantisipasi dampak dari berhentinya operasional pelayanan penerbangan di Bandara Halim.

BERITA VIDEO: SIAP-SIAP! Tak Hanya Minyak Goreng, Harga Gula dan Sagu Juga Kini Merangkak Naik

"Kami informasikan adanya penutupan sementara Bandara Halim Perdanakusuma lebih awal agar seluruh pihak terkait siap untuk melakukan langkah-langkah penanganan dan dampak dari adanya penutupan tersebut," ujar Adita.

Adita menjelaskan bahwa Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah meminta kepada operator bandara dan maskapai untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan penumpang.

Adapun langkah-langkah tersebut di antaranya, yakni pembatalan penerbangan, refund tiket, pengalihan rute penerbangan, dan lain sebagainya.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang sudah membeli tiket pesawat dengan keberangkatan melalui Bandara Halim, untuk menghubungi pihak maskapai agar dilakukan proses penanganan selanjutnya," jelas Adita.

Adapun pekerjaan yang akan dilakukan yaitu pembangunan di sisi udara maupun sisi darat, yakni meliput penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxiway), peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat udara Naratetama dan Naratama, renovasi gedung Naratetama dan Naratama, renovasi bangunan operasi, perbaikan sistem drainase di dalam bandar udara, dan penataan fasilitas lainnya.

Bandara Halim Perdanakusuma, selama ini melayani penerbangan niaga berjadwal, tidak berjadwal, kargo, penerbangan militer dan VVIP.

Selama revitalisasi sedang berjalan,operasional bandara dihentikan sementara dan tidak ada penerbangan dari dan ke Halim. 

Selanjutnya operasional penerbangan akan direlokasi ke bandara lainnya, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Kertajati, Bandara Budiarto, dan Bandara Pondok Cabe.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos, menjelaskan, terkait revitalisasi Lanud Halim, TNI AU melaksanakan Skadron Move (Pemindahan Skadron Udara dan Skadron Teknik) yang ada di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta ke Lanud Husein Sastranegara Bandung dan Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Beberapa satuan yang akan beroperasi dari Lanud Husein Sastranegara, yaitu Skadron Udara (Skadud) 2 yang mengoperasionalkan pesawat CN-295, Skadud 31 mengoperasionalkan pesawat C-130 Hercules dan Skadron Teknik 021 yang bertugas melaksanakan pemeliharaan tingkat ringan dan sedang pesawat CN-295 dan C-130 
Hercules.

Sementara, Skadud 17 yang mengoperasionalkan pesawat Boeing B-737 akan beroperasi dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Pelaksanaan Skadron Move sudah dilaksanakan secara bertahap sejak Desember 2021. Selanjutnya ferry flight pesawat Skadud 2, 17 dan 31 akan dilaksanakan pada Senin dan Selasa, tanggal 24 dan 25 Januari 2022.

Dari pantauan wartakotalive.com, sekiranya pukul 17.30 WIB, para penumpang yang akan berangkat dan pulang masih terpantau cukup ramai.

Dari sisi lobi, kursi tunggu diisi para penumpang yang menunggu di jemput oleh pihak keluarga, rekan, dan sebagainya.

Nampak juga beberapa gerai makanan dan minuman, terlihat mulai didatangi para penumpang yang akan beristirahat sejenak disore hari ini.

Menurut beberapa petugas, bandara memang lumayan ramai khususnya pada hari ini, karena menjelang akhir pekan.

Terlihat pula, rombongan perkantoran memasuki bus yang telah menjemput.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved