Banjir Rendam Tegal Alur 3 Hari, Warga Ngaku Cuma Sekali Dapat Bantuan Nasi Kotak dari Pemkot Jakbar

Siti mengaku belum mendapat bantuan apapun dari Pemerintah Kota Jakarta Barat selama tiga hari banjir.

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Warga di Jalan Lingkungan III, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat masih terendam banjir setinggi 100 cm pada Kamis (20/1/2022). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KALIDERES - Warga di Jalan Lingkungan III, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat masih terendam banjir setinggi 100 cm pada Kamis (20/1/2022).

Puluhan rumah di sana terendam banjir sejak Senin (17/1/2022) siang dan banjir sampai ke jalan raya.

Meski rumahnya terendam, salah seorang warga bernama Siti Rohaya tidak ingin mengungsi karena takut ada maling masuk.

"Waktu hari Selasa itu dalam rumah sebetis (30 cm), di jalanan sudah 120 cm (sepinggang)," ujar dia.

Siti melanjutkan, karena di rumahnya ada ranjang, maka ia memilih bertahan di dalam rumahnya dari pada mengungsi di Musalah Al-Hidayah.

Baca juga: Banjir Jadi Berkah Buat Anak-anak di Menceng, Mencari Ikan untuk Dijual

Banjir di sini sudah menjadi langganan setiap tahunnya, tapi di awal 2022 ini lebih parah daripada tahun sebelumnya.

Karena pada tahun lalu air hanya merendam teras rumah tidak sampai masuk ke dalam rumah.

"Ini lebih parah, biasanya di depan saja airnya enggak sampai masuk," tegas dia.

Namun, saat ini kondisi pemukimannya sudah surut sekira 30 cm kerena di dalam rumahnya sudah tidak terendam lagi.

Siti tidak bisa pindah rumah lantaran rumah yang ditempatinya merupakan warisan dari orang tua yang harus dijaga.

Baca juga: Kebanjiran Sejak Selasa (18/1/2022), Ratusan Warga Jakarta Barat Masih Tinggal di Pengungsian

"Ini sudah turun menurun rumahnya, dari jaman orang tua saya," tuturnya.

Siti mengaku belum mendapat bantuan apapun dari Pemerintah Kota Jakarta Barat selama tiga hari banjir.

Namun, Siti kemarin sempat mendapat nasi kotak sekali untuk santap siang bersama keluarganya.

"Kalau bantuan belum ada, ya kami berharap ada bantuan dari Pemerintah sih," jelasnya.

Wanita paruh baya ini berharap ada solusi dari Pemerintah supaya wilayah rumahnya tidak lagi banjir.

"Kalau bisa sih enggak ada banjir lagi, karena kami sudah bosan dengan banjir setiap tahun," ucap dia.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved