Kriminalitas
Mangkir Panggilan Penyidik hingga Dijemput Paksa, Fatia: Urusan Saya Bukan Sama Polisi Saja
Mangkir Panggilan Penyidik hingga Dijemput Paksa, Fatia: Urusan Saya Bukan Sama Polisi Saja. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Aktivis HAM Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti tiba di Polda Metro Jaya untuk diperiksa dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Keduanya tiba di Polda Metro Jaya secara terpisah.
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar tiba di Polda Metro, Semanggi, Jakarta Selatan pada Selasa (18/1/2022) pukul 11.17 WIB.
Kemudian 10 menit kemudian disusul Koordinator KontraS Fatia tiba pukul 11.27 WIB.
Saat tiba di Polda Fatia dan Haris irit bicara.
Fatia hanya mengungkapkan alasannya tak hadir dua kali saat diperiksa sebagai terlapor.
"Wajar kan saya kerja enggak cuman urusan sama polisi," ujar Fatia di kantor polisi.
Usai dijemput paksa pada Selasa pagi, Fatia akhirnya tiba di Polda Metro pada Selasa siang.
Fatia mengatakan, kehadirannya kali ini sebagai langkah pembuktian kooperatif terhadap kasus tersebut.
Sementara itu, Haris Azhar mengaku tidak mengerti alasan polisi jemput paksa pada Selasa pagi.
Padahal seharusnya keduanya dipanggil untuk ketiga kalinya pada 7 Februari 2022.
Hal inilah kata Haris yang membuatnya mempertanyakan hal itu ke penyidik saat dijemput paksa Selasa pagi.
"Saya juga enggak ngerti, tadi juga saya sampaikan begitu," kata Haris di kantor polisi.
Padahal kata Haris, pihaknya sudah berkirim surat ke polisi terkait dua kali batal diperiksa.
Haris pun tidak tahu terkait klasifikasi alasan wajar dan tak wajar yang dilayangkan polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Koordinator-KontraS-Fatia-Maulidiyanti-pada-Selasa-23112021.jpg)