Kisah Si Eneng, Rawat 65 Anabul Disabilitas di Rumah Blendy Depok
Kata Eneng, kecintaannya akan kucing menjadi alasan baginya untuk bekerja sebagai perawat hewan.
Penulis: Alex Suban | Editor: murtopo
Laporan Tribun News Depok, Muhamad Fajar Riyandanu
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Sosok wanita berkerudung itu adalah Eneng. Saat itu, ia sedang menggendong Moci, kucing tunanetra yang sejak lama berada di sisinya.
Wanita 20 tahun asal Cianjur, Jawa Barat ini merupakan satu dari tiga perawat Anak Bulu (Anabul) Disabilitas di Rumah Blendy, Depok.
Anabul merupakan akronim dari Anak Bulu. Kata ini mengacu pada hewan jenis kucing dan anjing.
Eneng sudah menjadi perawat kucing disabilitas selama lebih 4 tahun.
Sebelum dipercaya menjadi perawat hewan di Rumah Blendy, sebelumnya ia bekerja di Shelter Clow, Parung, Bogor.
Baca juga: RW 02 Krukut Zona Merah, Puluhan Warga Terpapar Covid-19
Shelter Clow merupakan penampungan hewan disabilitas dan kucing jalanan yang diasuh oleh Bimbim.
Clow sendiri merupakan singkatan dari Cat Lovers World, yaitu pencinta kucing di dunia.
Dalam melaksanakan tugasnya, Eneng dibantu oleh suami dan seorang rekannya. Menurut cerita Eneng, awal ia terjun menjadi perawat kucing karena ikut oleh suaminya.
"Ikut suami saya, sebelum di Rumah Blendy, suami saya juga aktif di Shelter Clow dan Klinik Amore, jadi paramedis. Bantu-bantu dokter kalau lagi streril hewan," kata Eneng saat ditemui di Rumah Blendy yang terletak di Perumahan Telaga Golf, Depok, Jawa Barat pada Ahad (9/1/2022), siang.
Baca juga: Seorang Pria Dipukuli Massa Karena Diduga Mengambil Tas Berisi Uang Rp 250 ribu dan Surat Berharga
Lebih lanjut, kata Eneng, kecintaannya akan kucing menjadi alasan baginya untuk bekerja sebagai perawat hewan.
Ia mengaku, merawat kucing juga dia lakukan di kediamannya di wilayah Cianjur, Jawa Barat.
"Kalau di rumah sih kucing liar. Pagi ke rumah, siangnya pergi doang. Numpang makan. Engga ngerawat. Makin sayang sama kucing pas kerja di Shelter Clow," sambung Eneng.
Sebelum menjadi perawat di Rumah Blendy, Eneng bersama sang suami juga sempat menjadi perawat di Shelter Clow, Parung, Bogor.
Baca juga: Dampak Warga Suspect Omicron, 50 Warga Krukut Akan Diswab Massal
Eneng mengatakan, selama menjadi perawan kucing, ia juga merasa mengalamu suka duka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Eneng-salah-seorang-perawat-kucing-disabilitas-di-Rumah-Blendy.jpg)