Sabtu, 11 April 2026

Kriminalitas

Kasus Habib Bahar Smith Bertambah, Polda Jabar Terima Pelimpahan Berkas Perkara Baru dari PMJ

Kasus Habib Bahar Smith Bertambah, Polda Jabar Terima Pelimpahan Berkas Perkara Baru. Kali Ini Kasus soal ujaran kebencian terhadap pejabat negara

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Habib Bahar Smith terlibat adu mulut dengan Brigjen TNI A Fauzi di Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (31/12/2021). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BANDUNG - Kasus Habib Bahar Smith kembali bertambah.

Kali ini, terkait kasus dugaan ujaran kebencian terhadap salah satu pejabat Negara.

Didampingi oleh Direskrimsus dan Direskrimum Polda Jabar, Kabid Humas Polda Jabar Pol Ibrahim Tompo  menegaskan pelimpahan berkas dari Polda Metro Jaya itu berasal dari lapor HS alias Husin Shihab.

Berkas perkara dilimpahkan ke Polda Jabar karena tempat kejadian dugaan tindak pidana berada di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan terdapat beberapa barang bukti diantaranya Flashdisk, BAP saksi pelapor dan BAP 5 orang ahli.

Baca juga: Habib Bahar Smith Jadi Tersangka & Dipenjara, IPW Bandingkan Kasus Denny Siregar yang Pro Pemerintah

Baca juga: Habib Bahar Smith Langsung Ditahan, Pengacara : Hukum Hanya Tajam untuk Oposisi-Lawan Politik

"Dilaporkan oleh saudara HS terhadap saudara BS yang saat ini dalam penahanan penyidik Polda Jawa barat dalam perkara yang lain," ungkapnya dikutip dari Kompas.tv Jumat (7/1/2021)

Saat ini perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan dan akan dilanjutkan dengan proses berikutnya dalam rangka memenuhi alat bukti.

Dipolisikan bersama Egy Sudjana

Sebelumnya diberitakan, Bahar bin Smith dan Eggi Sudjana dilaporkan ke Polda Metro Jaya, atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian dan SARA.

Dalam salah satu laporan polisi, perkara ini dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia Husin Shihab.

Husin mengaku melaporkan Bahar Smith dan Eggi Sudjana, lantaran pernyataan keduanya yang menyerang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurahman.

Husin menegaskan, tidak ada ucapan Jenderal Dudung yang salah soal 'Tuhan bukan orang Arab'.

Ucapan Dudung itu disampaikan di dalam podcast bersama Deddy Corbuzier.

"Pak Dudung kan cuma bilang berdoa 'pakai Bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab."

"Saya pakai Bahasa Indonesia, Yaa Tuhan, Yaa Allah SWT saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang', (menit: 01:02:37)."

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved