Berita Depok
Sempat Ricuh, Musda IX DPD KNPI Kota Depok Kembali Digelar di Gedung Pemuda
Sempat Ricuh, Musda IX DPD KNPI Kota Depok Kembali Digelar di Gedung Pemuda
Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Lanjutan Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD KNPI Kota Depok kembali digelar pada Rabu (5/1/2022) setelah sebelumnya sempat ricuh pada Musda yang dilaksanakan pada 21 Desember 2021 lalu.
Adapun Musda IX lanjutan hari ini digelar di Gedung Pemuda, Depok pada Senin (5/1/2022).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) Depok.
Baca juga: Masa Jabatan Berakhir Oktober 2022, Ketua DPW NasDem DKI Harapkan Anies Tetap Fokus Tangani Covid-19
Baca juga: PSIS Semarang Tak Gentar Ladeni Persija Jakarta yang Bawa Enam Pemain Baru di Laga Perdana
Menurut Wakil Ketua OKP Gema Keadilan Kota Depok, Rohman Maulana, penyelenggarakan lanjutan Musda IX DPD KNIP Kota Depok ini ilegal.
"Hari ini musda lanjutan ini ilegal, jadi kami nyatakan acara ini ilegal. Sementara panitia SC dan OC tidak meluncurkan rilis," kata Rohman saat ditemui di lokasi pada Senin (5/1/2022).
Rohman juga menolak seluruh hasil Musda IX KNPI Kota Depok, salah satunya menolak ketua KNPI Kota Depok yang terpilih secara aklamasi, Army Mulyanto.
"Tidak sah, melanggar. Itu ilegal. Salah satu yg dilanggar pasal 26, bahwa aklamasi yang mereka lakukan sendiri melanggar pasal 2, bahwa keputusan yang dilakukan harus forum 50 plus 1," sambung Rohman.
Baca juga: Musda IX KNPI Depok Bermasalah, Ada yang Sebut Ilegal, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Baca juga: Atasi Maskne-Jerawat Akibat Pemakaian Masker, TAN SKIN Tawarkan Skincare Anti Polutan & Anti Bakteri
Menanggapi hal tersebut, Ketua KNPI Kota Depok terpilih, Army Mulyanto, mengatakan dirinya hanya menjalankan keputusan dari hasil Musda IX yang diselenggarakan di Kinasih Resort, Tapos, Depok pada 21 Desember lalu.
"Saya ini kan kandidat, calon, dan saya pemenang terpilih. Seandainya itu tidak memenuhi kriteria, pasti ada konsekuensi dan tanggungjawab dan beban dari SC. Kalau ditanya sebagai pemenang terpilih saya kira sangat sesuai dengan aturan," kata Army pada Senin (5/1/2022), siang.
Ia menambahkan, sebagai ketua terpilih, dirinya sedang membentuk tim formatur. Ia diberikan tenggat waktu selama 30 hari.
"Pas Musda kemarin diketuk palu aklamasi dan skorsing. Masuk ke agenda formatur. Nah pada pleno 5 berdasarkan agenda Musda itu pelantikan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-OKP-Gema-Keadilan-Kota-Depok-Rohman-Maulana.jpg)