Kamis, 14 Mei 2026

Kebakaran

Sepanjang Tahun 2021, Ada 124 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Depok

Sepanjang Tahun 2021, Ada 124 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Depok. Berikut Selengkapnya

Tayang:
Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Sepanjang tahun 2021, sebanyak 124 peristiwa kebakaran terjadi di Kota Depok.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos pada Sabtu (1/1/2022).

Lebih lanjut, ujar Welman, mayoritas kebakaran disebabkan oleh arus pendek atau korsleting listrik.

"Kebanyakan karena arus pendek atau korslet listrik," kata Welman.

Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan, Sandiaga Uno: Kunci Kepulihan Ekonomi adalah Covid-19 yang Terkendali

Baca juga: Dishub Bekasi Akui Terima Permintaan Warga untuk Dikawal Sebelum Akhirnya Ditilang Polisi di Puncak

Dari data yang dihimpun oleh Dinas Damkar Depok, wilayah yang paling sering terjadi kebakaran ada di Kecamatan Tapos dengan 21 peristiwa kebakaran.

Kemudian di posisi nomer dua, ada Kecamatan Sukmajaya dengan 18 kebakaran, dan tempat ketiga ditempati oleh Kecamatan Pancoran Mas dengan 10 peristiwa kebakaran.

Sementara di Kecamatan Sawangan terjadi 16 kali peristiwa kebakaran.

Welman menduga, kebakaran yang terjadi di tiga kecamatan tersebut disebabkan oleh tingkat kepadatan penduduk.

Baca juga: Viral Dishub Bekasi Ditilang Waktu Kawal Mobil Mewah di Puncak, Ini Tanggapan Wakil Wali Kota Bekasi

Baca juga: Waspada, Kasus Begal di Bekasi Melonjak 22 Persen Sepanjang Tahun 2021, Ini Penyebabnya

"Tiga kecamatan itu termasuk padat penduduk. Banyak rumah petaknya juga," sambung Welman.

Apabila dilihat dari waktu kejadian, kebakaran di Kota Depok banyak terjadi pada lima bulan terakhir.

Pada bulan Agustus terjadi 17 kali kebakaran, lalu bulan September 13 kebakaran, bulan Oktober 11 kebakaran, November 5 kebakaran dan bulan Desember sebanyak 13 peristiwa kebakaran.

"Selain padatnya penduduk, faktor terjadi kebakaran juga akibat lalai dalam bakar sampah," ungkapnya.

Welman mengimbau, saat membakar sampah, sebaiknya warga menunggu di lokasi hingga padam atau mengawasi dari kejauhan.

Walau kobaran api sudah hilang dan hanya menyisakan kepulan asap, warga harus memastikan api benar-benar padam.

"Kecamatan Sawangan itu banyak terjadi kebakaran karena banyak masyarakat pedesaan yang seringkali membakar sampah sembarangan," pungkas Welman.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved