Kamis, 11 Juni 2026

Natal dan Tahun Baru

Cegah Kerumunan Selama Libur Tahun Baru, Lingkar Stadion Pakansari Ditutup Hingga 2 Januari 2022

Cegah Kerumunan Selama Libur Tahun Baru, Lingkar Stadion Pakansari Ditutup Hingga 2 Januari 2022

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Pengumuman Penutupan Stadion Pakansari terhitung sejak Jumat (31/12/2021) hingga Minggu (2/1/2022) pukul 18.00 WIB 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Dalam rangka mencegah kerumunan di malam tahun baru, Polres Bogor menutup jalan Lingkar Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Penutupan dilakukan di dua titik yaitu SPBU Jalan H. Edi Yoso Martadipura dan Lampu Merah Kandang Roda Jalan Raya Bogor.

"Penutupan dilakukan mulai Jumat (31/12/2021) hingga Minggu (2/1/2022) pukul 18.00 WIB," kata Kapolres Bogor AKBP Harun, Jumat (31/12/2021).

Menurut dia, Lingkar Stadion Pakansari ditutup karena sering menjadi tempat orang berkumpul, entah untuk olahraga maupun merayakan tahun baru.

"Kita tutup supaya bisa mencegah penularan Covid-19," paparnya.

Harun menghimbau seluruh warga Kabupaten Bogor untuk tidak berkerumun saat merayakan tahun baru.

Baca juga: Catatan Akhir Tahun, Fadli Zon: Indeks Demokrasi Indonesia Merosot, Terburuk Sejak Pemerintahan SBY

Baca juga: Amankan Malam Pergantian Tahun, 2.800 Petugas Gabungan Disiagakan di Puncak-Babakan Madang & Sentul

"Lebih baik rayakan tahun baru di rumah saja. Apalagi saat ini ada varian baru Omicron," jelasnya.

Selain Jalan Lingkar Stadion Pakansari, taman-taman publik dan alun-alun di Kabupaten Bogor juga ditutup selama perayaan tahun baru.

"Tugu Pancakarsa juga ditutup hingga 2 Januari 2022, sehingga tidak ada kerumunan," paparnya.

Dia berharap penutupan tempat-tempat umum ini bisa mengurangi warga untuk berkerumun.

"Kita antisipasi agar tidak ada kerumunan sehingga tidak terjadi ledakan kasus paska Nataru," pungkas Harun.

2.800 Aparat Gabungan Amankan Malam Pergantian Tahun

Sekira 2.800 personil gabungan disebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor untuk pengamanan malam Tahun Baru (31/12/2021) hingga 2 Januari 2021 nanti.

Pasukan akan disebar di tempat-tempat wisata dan juga kecamatan mulai dari Bogor Utara, Bogor Barat hingga Bogor Timur.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat apel siaga pasukan bersama jajaran TNI-Polridalam rangka pengamanan Tahun Baru 2022 di Lapangan Masjid Amalia, Ciawi, Kabupaten Bogor pada Kamis (31/12/2021).

“Alhamdulilah hari ini seluruh pasukan dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Pramuka, hingga PMI  sudah siap untuk ikut andil dalam penanganan Tahun Baru 2022," kata Iwan, Jumat (31/12/2021).

Pasukan ini akan fokus di beberapa tempat yang memang menjadi tempat-tempat terjadinya kerumunan, terutama wilayah Puncak dan juga daerah Babakan Madang dan Sentul.

"Daerah-daerah itu yang memang kita lihat ada indikasi keramaiannya saat tahun baru” tuturnya.

Iwan Setiawan menbahkan lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga sangat mungkin terjadi seiring adanya kasus varian Omicron baru yang meningkat di beberapa negara.

"Akhir-akhir ini masyarakat mulai abai terhadap Prokes dan cakupan vaksinasi dosis lengkap masih belum merata," ujarnya.

Baca juga: Peliknya Penyelidikan Kasus Korupsi Dinas Damkar, Kajari Depok: Ibarat Puzzle Ada Bagian yang Hilang

Baca juga: Cegah Kerumunan di Malam Tahun Baru, Restoran di Puncak Bogor Tutup Jam 24.00 WIB

Politisi Partai Gerindra ini meminta warga Kabupaten Bogor berkaca pada pengalaman sebelumnya, dimana pola peningkatan kasus Covid-19 cukup signifikan setiap agenda liburan.

"Seluruh pihak tidak boleh lengah dan harus tetap waspada. Pengawasan kita lakukan agar tidak terjadi mobilitas di kawasan Puncak. Kita sudah ada beberapa aturan melalui Ganjil-Genap namun kita tidak ada penyekatan," papar Iwan.
Pemkab Bogor telah menerapkan kebijakan penutupan jalur Puncak yang dimulai pada pukul 18.00 WIB.

"Tidak hanya saat Covid tetapi setiap tahun kita lakukan," jelas Iwan.

Untuk pengawasan, Satgas Covid-19 akan patroli ke tempat-tempat kerumunan, sesuai dengan SOP yang sudah diataur oleh Forkopimda.

"Kita harus mengedepankan sisi humanis, tidak kasar tetapi tegas terhadap masyarakat yang akan berlibur tidak kasar tetapi tegas,” ungkapnya.

Baca juga: Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.730 Personel untuk Pengamanan

Baca juga: Jelang Malam Tahun Baru, Lalu Lintas ke Puncak Bogor Ramai Lancar

Wabup Iwan menegaskan pemulihan sosial dan ekonomi sangat penting untuk menjaga masyarakat tetap sehat dan terlindungi dari varian wabah penyakit.

"Prokes pemulihan ini harus terus berjalan dalam suasana kondusif. Untuk itu perlu personil gabungan yang akan bertugas pada malam hari ini dan beberapa hari kedepan," paparnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Bogor ini  meminta agar petugas memaksimalkan pengawasan dan sinergi dalam mengamankan Tahun Baru.

"Fokus pengamanan di titik-titik rawan kerumunan seperti pusat perbelanjaan, pusat kuliner, tempat wisata dan lainnya yang banyak dikunjungi,” tegas Iwan.

Wabup Iwan meminta agar pelaksanaan operasi pengamanan Tahun Baru 2022 dilakukan secara simpatik, humanis dan tegas sesuai aturan.

Ia juga meminta kepada Satgas tingkat Kecamatan, tingkat desa/kelurahan, dan RT/RW untuk membantu dengan meningkatkan pemantauan, pengendalian Covid-19 saat Tahun Baru ini di wilayah masing-masing.

"Atas nama Pemkab Bogor, Wabup juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran peserta gabungan yang terlibat dalam pengendalian Covid-19 dalam Perayaan Tahun Baru 2022," tutur Iwan

Iwan menghimbau warga agar tetap laksanakan Prokes walaupun sudah landai.

"Pemerintah tetap khawatir. Jangan sampai ada klaster karena Tahun Baru. Kurangi kerumunan dan tempat hiburan yang melewati waktu juga, kurangi jumlah orang agar sesuai dengan Prokes,” tandasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved