Kamis, 11 Juni 2026

Natal dan Tahun Baru

Amankan Malam Pergantian Tahun, 2.800 Petugas Gabungan Disiagakan di Puncak-Babakan Madang & Sentul

Amankan Malam Pergantian Tahun, 2.800 Petugas Gabungan Disiagakan di Puncak-Babakan Madang & Sentul. Berikut Selengkapnya

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat apel siaga pasukan bersama jajaran TNI-Polri dalam rangka pengamanan Tahun Baru 2022 di Lapangan Masjid Amalia, Ciawi, Kabupaten Bogor pada Kamis (31/12/2021). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIAWI - Sekira 2.800 personil gabungan disebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor untuk pengamanan malam Tahun Baru (31/12/2021) hingga 2 Januari 2021 nanti.

Pasukan akan disebar di tempat-tempat wisata dan juga kecamatan mulai dari Bogor Utara, Bogor Barat hingga Bogor Timur.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat apel siaga pasukan bersama jajaran TNI-Polridalam rangka pengamanan Tahun Baru 2022 di Lapangan Masjid Amalia, Ciawi, Kabupaten Bogor pada Kamis (31/12/2021).

“Alhamdulilah hari ini seluruh pasukan dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Pramuka, hingga PMI  sudah siap untuk ikut andil dalam penanganan Tahun Baru 2022," kata Iwan, Jumat (31/12/2021).

Pasukan ini akan fokus di beberapa tempat yang memang menjadi tempat-tempat terjadinya kerumunan, terutama wilayah Puncak dan juga daerah Babakan Madang dan Sentul.

"Daerah-daerah itu yang memang kita lihat ada indikasi keramaiannya saat tahun baru” tuturnya.

Iwan Setiawan menbahkan lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga sangat mungkin terjadi seiring adanya kasus varian Omicron baru yang meningkat di beberapa negara.

"Akhir-akhir ini masyarakat mulai abai terhadap Prokes dan cakupan vaksinasi dosis lengkap masih belum merata," ujarnya.

Baca juga: Peliknya Penyelidikan Kasus Korupsi Dinas Damkar, Kajari Depok: Ibarat Puzzle Ada Bagian yang Hilang

Baca juga: Cegah Kerumunan di Malam Tahun Baru, Restoran di Puncak Bogor Tutup Jam 24.00 WIB

Politisi Partai Gerindra ini meminta warga Kabupaten Bogor berkaca pada pengalaman sebelumnya, dimana pola peningkatan kasus Covid-19 cukup signifikan setiap agenda liburan.

"Seluruh pihak tidak boleh lengah dan harus tetap waspada. Pengawasan kita lakukan agar tidak terjadi mobilitas di kawasan Puncak. Kita sudah ada beberapa aturan melalui Ganjil-Genap namun kita tidak ada penyekatan," papar Iwan.
Pemkab Bogor telah menerapkan kebijakan penutupan jalur Puncak yang dimulai pada pukul 18.00 WIB.

"Tidak hanya saat Covid tetapi setiap tahun kita lakukan," jelas Iwan.

Untuk pengawasan, Satgas Covid-19 akan patroli ke tempat-tempat kerumunan, sesuai dengan SOP yang sudah diataur oleh Forkopimda.

"Kita harus mengedepankan sisi humanis, tidak kasar tetapi tegas terhadap masyarakat yang akan berlibur tidak kasar tetapi tegas,” ungkapnya.

Baca juga: Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.730 Personel untuk Pengamanan

Baca juga: Jelang Malam Tahun Baru, Lalu Lintas ke Puncak Bogor Ramai Lancar

Wabup Iwan menegaskan pemulihan sosial dan ekonomi sangat penting untuk menjaga masyarakat tetap sehat dan terlindungi dari varian wabah penyakit.

"Prokes pemulihan ini harus terus berjalan dalam suasana kondusif. Untuk itu perlu personil gabungan yang akan bertugas pada malam hari ini dan beberapa hari kedepan," paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved