Berita Kabupaten Bogor
Dorong Pemulihan Ekonomi, Ade Yasin Minta Inspektorat Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat
Dorong Pemulihan Ekonomi, Ade Yasin Minta Inspektorat Pangkas Anggaran Tidak Bermanfaat. Berikut Selengkapnya
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BABAKANMADANG - Bupati Bogor Ade Yasin mengikuti kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2021, di Gedung Darmawan Park, Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Senin (27/12/2021).
Gelar Pengawasan daerah dilakukan dalam memperbaiki kinerja perangkat daerah agar sesuai aturan.
"Gelar pengawasan ini semata-mata untuk perbaikan sehingga kita tahu kekurangan dan kelebihan kita ada dimana, jika ada kekurangan harus kita selesaikan dan perbaiki,” kata Ade pada Senin (27/12/2021).
Ade Yasin menjelaskan bahwa fungsi internal yang dilakukan oleh inspektorat harus bisa berkontribusi dan mendorong tercapainya target pemulihan ekonomi dan pembangunan daerah.
Untuk itu diperlukan akuntabilitas, efektivitas, dan efesiensi anggaran yang harus dijaga.
Salah satunya dengan memangkas anggaran yang tidak bermanfaat dan tidak mampu berkontribusi untuk masyarakat.
Baca juga: Terbukti Bersalah, JPU Tuntut Pelaku Pembunuhan Anggota TNI di Depok 14 Tahun Penjara
Baca juga: Pelaku Perampokan yang Kasusnya Sempat Ditolak Anggota Pulogadung Pakai Modus Ini Ketika Beraksi
“Di tahun 2021 ini memang banyak pemangkasan besar. Ini dilakukan karena kita perlu efisiensi untuk pemulihan ekonomi. Kita alihkan anggaran yang tidak terlalu penting kepada hal yang lebih berguna," ujarnya.
Melalui Gelar Pengawasan Daerah, Ade ingin menyamakan persepsi untuk bagaimana mengefesiensikan anggaran, merasionalisasikan anggaran yang sesuai.
"Fokus pada anggaran yang tidak ada output untuk masyarakat karena saya anggap itu tidak penting. Ini semata-mata agar lebih bagus dan cermat dalam penggunaan penganggaran,” tegasnya.
Menurut Ade, langkah-langkah ekstrem harus ia lakukan untuk hal yang lebih baik, agar anggaran terserap untuk kepentingan masyarakat, termasuk melihat desa-desa yang tidak pernah berkembang infrastrukturnya.
“Saya melihat infrastruktur desa tidak bisa ditangani oleh PUPR karena PUPR hanya bisa menangani jalan Kabupaten sementara jalan desa tidak ada yang membangun," ungkapnya.
Baca juga: Anies Naikkan UMP DKI, Politisi PDIP Nyinyir: Kalau Mau Pencitraan, Jangan Manfaatkan Buruh
Baca juga: Viral Wanita Dewasa Aniaya Anak Perempuan, Naik Pitam karena Korban Dituduh Tak Lagi Perawan
Akhirnya dia memutuskan bantuan keuangan untuk desa melalui dana Samisade (Satu Miliar Satu Desa).
"Alhamdulilah, 2021 diluncurkan Samisade dan sangat meningkatkan pembangunan desa,” tuturnya.
Ade meminta kepada seluruh Perangkat Daerah se-Kabupaten Bogor mulai dari dinas, kecamatan, kelurahan dan desa untuk bisa mempertahankan prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah diraih Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak 6 kali.
“Kita sudah memperoleh WTP sebanyak 6 kali. Tahun depan, Insyaallah kalau terus menerus melakukan perbaikan kita akan mendapatkan WTP yang ke-7," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Bupati-Bogor-Ade-Yasin-mengikuti-kegiatan-Gelar-Pengawasan-Daerah-tingkat-Kabupaten-Bogor-tahun-2021.jpg)