Viral Media Sosial
Wagub DKI Tanggapi Pidato Giring Soal Sosok Pemimpin Pembohong-Seorang yang Dipecat dari Kabinet
Wagub DKI Tanggapi Pidato Giring Soal Sosok Pemimpin Pembohong-Seorang yang Dipecat dari Kabinet. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta menanggapi pidator Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha soal sosok pemimpin pembohong.
Meski Giring tidak menyebutkan nama tersebut, namun diduga orang yang dibidik adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Kepada wartawan, Ariza mengungkapkan bahwa sistem negara Indonesia adalah demokrasi sehingga orang bebas menyampaikan pendapatnya.
Namun Politisi Partai Gerindra ini mengingatkan Giring bahwa pembangunan Jakarta di bawah kepemimpinan Anies selama empat tahun terakhir sangat baik.
“Terjadi peningkatan pembangunan yang luar biasa maju kotanya, bahagia kotanya. Tanya warga Jakarta dan cek survei,” kata Ariza di DPRD DKI Jakarta pada Jumat (24/12/2021).
Ariza mengatakan, sejumlah prestasi juga diraih Pemerintah DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan. Tidak hanya berskala nasional, tapi penghargaan berskala internasional juga mampu diraih DKI Jakarta.
Sebagai contoh penghargaan Sustainable Transport Awards (STA) 2021 pada Konferensi Transport International, Mobilize 2020 di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
“Prestasi demi prestasi dan penghargaan demi penghargaan terus hadir untuk Pemprov DKI Jakarta dan seluruh warga Jakarta,” jelasnya.
Baca juga: Gelar Misa Terbatas, Gereja Katolik Santo Paulus Wajibkan Jemaat Patuhi Rangkaian Protokol Kesehatan
Baca juga: Dikabarkan Kucurkan Kredit Rp 1,2 Triliun kepada Ancol untuk Formula E, Ini Jawaban Bank DKI
Seperti diketahui, Ketua Umum PSI Giring Ganesha menyebut sosok yang ia nilai tak layak menggantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden.
Menurut Giring, sosok yang menggunakan isu SARA serta mempolitisasi agama, tak layak menjadi pemimpin Indonesia.
Hal itu disampaikan Giring saat sambutan acara puncak peringatan HUT Ke-7 PSI di Ballroom Djakarta Theater, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (22/12/2021).
“Kemajuan akan terancam jika kelak yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu SARA, dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” kata Giring.
Dia lalu juga menyebut Indonesia akan menjadi suram jika dipimpin seorang pembohong.
Di hadapan Presiden Jokowi, Giring memberikan petunjuk orang yang dia maksud, yakni seorang yang pernah dipecat dari kabinet.
“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong, dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja,” ucap Giring yang disambut tepuk tangan kader yang hadir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Baliho-Giring-Ganesha-mantan-vokalis-Nidji.jpg)