Kabupaten Bogor

Persoalan Banjir Di Jakarta, Ini Kata Ade Yasin

Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan persoalan banjir di Jakarta karena kurangnya kolaborasi dengan DKI Jakarta.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
ISTIMEWA
Bupati Bogor Ade Yasin 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Jakarta selalu dilanda banjir besar saat curah hujan tinggi di musim hujan.

Selain karena limpahan air yang tercurah di wilayah ini, rusaknya ruang terbuka hijau di Puncak, Kabupaten Bogor dituding sebagai salah satu faktor penyebab banjir.

Berkurangnya kawasan hutan karena okupasi oleh bisnis hotel, vila dan restoran membuat wilayah tangkapan air di Puncak berkurang drastis.

Terkait hal ini, Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan persoalan banjir di Jakarta karena kurangnya kolaborasi dengan DKI Jakarta.

Baca juga: Mendadak Viral, Pedagang Cilok Mirip Anak Ahmad Dhani Ditawari Masuk TV? Jawabannya Menohok

"Terus terang saja saya sampaikan, Bogor selalu disalahkan tetapi tidak pernah ada action dari DKI," kata Ade, Sabtu (6/11/2021).

Menurut dia, seharusnya semua pihak diajak bicara berkaitan dengan penanganan banjir di Jakarta.

"Bogor diundang untuk bicara kebutuhannya apa supaya air tidak banjir ke Jakarta," ungkapnya.

Saat ini ada upaya dari pemerintah pusat mengatasi banjir dengan dibangunnya Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di Megamendung.

"Jadi istilahnya masyarakat di sana sudah berkorban untuk Jakarta supaya Jakarta tidak banjir,” tutur Ade.

Baca juga: Wujudkan Depok Smart City, Ini Sasaran Pemkot Depok

Ade menerangkan penyebab banjir di Jakarta tidak hanya Puncak, tetapi aliran-aliran sungai dari kawasan Bogor.

"Kami mengajukan program senilai Rp 19 miliar untuk penyelamatan sungai. Karena kena refocusing juga, akhirnya sekarang nol rupiah untuk penataan konservasi ataupun penataan sungai, sehingga di sinilah yang memang kurang kolaborasi antar daerah," ujar politisi PPP ini.

Menurut Ade, Bogor itu selalu dianggap sebagai penyangga dan penyelamat Jakarta. Tetapi sebagai daerah penyangga dan penyelamat, tidak pernah ada kontribusi kepada Bogor.

"Bogor semampu dan sekuat tenaganya saja untuk menyelamatkan diri sendiri. Jadi saya setuju dengan yang disampaikan oleh Menteri ATR/BPN, harus ada kolaborasi yang baik antar batas wilayah,” terang Bupati Ade Yasin.

Baca juga: Mendadak Viral, Pedagang Cilok Mirip Anak Ahmad Dhani Ditawari Masuk TV? Jawabannya Menohok

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved