Kamis, 23 April 2026

Kriminalitas

Polisi Ungkap Penembakan Misterius Ustaz Armand, Ternyata Berawal dari Urusan Ranjang

Polisi Ungkap Penembakan Misterius Ustaz Armand, Ternyata Berawal dari Urusan Ranjang. Berikut kronologisnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menunjukkan sejumlah barang bukti terkait kasus penembakan misterius Ustaz Armand (43) seorang guru spiritual di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (28/9/2021). 

"Tiba-tiba ada suara tembakan, terdengar nyaring banget. Saya juga kaget dengarnya," ucap Kastuti. 

Sang anak bungsu yang ikut bersama Ustaz Arman ke masjid, datang dan masuk ke dalam rumah terlebih dulu, dengan membuka pintu.

Lalu di luar rumah tersengar Ustaz Armand berteriak sambil meringis kesakitan.

"Saya tertembak," kata Kastuti menirukan perkataan suaminya. 

Sontak, Kastuti dan Alif ke luar rumah.

Keduanya pun terkejut bukan kepalang saat melihat suami dan ayah mereka tersungkur di tanah bersimbah darah.

"Saya keluar menjerit-jerit meminta tolong kepada tetangga," kata Kastuti.

Menurut Alif memang kondisi saat itu sedang sepi. Kondisinya juga sudah mulai gelap dan tidak terlalu terang.

"Ayah saya tertembak di bagian perut, bahkan pelurunya sempat kena pintu," tuturnya.

Para tetangga pun turut membantu. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mulya untuk mendapat pertolongan.

"Saya dapat kabar kalau keadaannya memburuk. Dan tidak lama suami saya sudah tidak ada," papar Kastuti bernada lirih.

Polisi temukan proyektil peluru saat olah TKP 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan bahwa peristiwa penembakan misterius itu terjadi Sabtu (18/9/2021).

Yusri berujar bahwa dari hasil pemeriksaam sementera peristiwa penembakan itu terjadi pukul 18.30 WIB.

Korbannya adalah pria inisial A (39).

"Berdasarkan keterangan saksi mendengar adanya bunyi letusan senjata kemudian melihat ada korban yang tergeletak dengan kondisi tertembak di daerah Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang," ujar Yusri dihubungi Minggu (19/9/2021).

Korban sempat dibawa ke rumah sakit usai terkena luka tembak. Namun naas nyawa A tak tertolong.

Kata Yusri saat ini kasus tersebut diselidiki oleh Polresta Tangerang Kota dan Polda Metro Jaya.

Pihaknya sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan lakukan olah TKP bersama Laboratorium Forensik.

Di lokasi penembakan kata Yusri ditemukan proyektil peluru.

Polisi juga telah minta keterangan saksi-saksi.

"Sekarang kami lagi menunggu hasil otopsi dari  rumah sakit kemudian hasil laboratorium forensik terkait proyektil. Karena memang di TKP ditemukan proyektil. Kami tunggu hasil dari Labfor," terangnya.

Selain itu polisi juga analisis CCTV di sekitar TKP penembakan.

Kata Yusri, saat peristiwa itu terjadi keadaan di TKP sudah mulai gelap karena pukul 18.30 WIB.

Sumber: Warta Kota
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved