Angin Puting Beliung Depok

Akibat Angin Puting Beliung, Pohon Tumbang Menutupi Jalan di Perumahan Villa Pertiwi Depok

Tak hanya pohon tumbang, di blok AN perumahan Villa Pertiwi juga terdapat sebuah tiang kabel yang diduga milik operator telekomunikasi yang roboh.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Perumahan Villa Pertiwi Depok, di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Sukamaju, Cilodong, Kota Depok menjadi salah satu lokasi perumahan yang mengalami kerusakan akibat dari hujan deras dan angin kencang yang terjadi di wilayah Depok, Selasa (21/9) lalu. 

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com, Rabu (22/9), siang tampak masih banyak pohon-pohon tumbang yang masih menutupi jalanan di dalam komplek perumahan. 

Ada juga asbes dari atap kanopi salah satu rumah warga yang terhempas akibat angin kencang yang menutupi jalanan. 

Tak hanya pohon tumbang, di blok AN perumahan Villa Pertiwi juga terdapat sebuah tiang kabel yang diduga milik operator telekomunikasi yang roboh. 

Baca juga: Budi Ungkap Detik-detik Angin Puting Beliung Terjang Villa Pertiwi, Istri-Anak Menangis Ketakutan

Begitupun dengan kondisi rumah warga yang diantaranya mengalami kerusakan pada bagian atap rumah.

Seperti yang dialami oleh Oong Armadie yang tinggal Cluster Gardenia Villa Pertiwi Blok AK no.5.

Akibat hujan deras disertai angin kencang, atap rumah Oong jebol. Material atap seperti genteng menimpa sebuah ruangan dibawahnya yang ada dilantai tiga.

Saat kejadian, Oong sedang berada di ruangan yang berada di lantai dua. Ia kemudian melihat angin besar disertai hujan yang membentuk seperti asap putih fogging dengan cepat menghempas atap rumahnya.

Baca juga: Belum Ada Laporan Korban Jiwa atau Luka dari 613 Jiwa yang Terdampak Puting Beliung di Kota Depok

"Kejadian kemarin sore abis Ashar, saat kejadian saya lagi dilantai dua, tiba-tiba kayak asap fogging putih semua muter selama 10 sampai 20 detik itu langsung atap jebol," ucap Oong kepada Wartakotalive.com, Rabu (22/9).

Saat kejadian Oong langsung bergegas memeriksa kondisi listrik rumahnya agar tidak terjadi korsleting listrik.

"Otomatis panik sih, yang pertama saya lihat adalah listrik, tapi kebetulan karena rumah saya pakai MCB (saklar listrik otomatis) jadi kalau ada apa2 otomatis listrik dibagian lantai 3 aja yang mati," ungkapnya.

Menurut Oong kerusakan atap rumah yang dialaminya cukup parah, karena hampir sebegian atap jebol dan otomatis jika hujan air masuk kedalam rumah.

"Kalau hujan otomatis banjir sampai lantai satu rumah saya," ucapnya.

Untuk antisipasi bagian atap rumah Oong yang jebol menimpa rumah warga yang lain saat hujan dan angin, ia pun langsung mencari tukang untuk segera memperbaiki atap rumahnya.

Baca juga: Pemkot Depok Siapkan Dana Bantuan Perbaikan Rumah Warga yang Rusak Akibat Angin Puting Beliung

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved