Breaking News:

Angin Puting Beliung Depok

Belum Ada Laporan Korban Jiwa atau Luka dari 613 Jiwa yang Terdampak Puting Beliung di Kota Depok

Tercatat adanya sejumlah lokasi di 6 kecamatan dengan 12 kelurahan di Kota Depok yang terdampak angin puting beliung.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Hujan deras dan angin kencang pada Selasa (21/9/2021) sore menyebabkan atap ruko di kawasan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas  Kota Depok, terbang dan ambruk ke Jalan Raya Sawangan. 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Vini Rizki Amelia

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Berdasarkan data yang diterima Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono hingga Selasa (21/9/2021) malam, tercatat adanya sejumlah lokasi di 6 kecamatan dengan 12 kelurahan yang terdampak angin puting beliung.

Angin puting beliung menerjang Kota Depok pada Selasa (21/9/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

Dari data tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Depok ini memaparkan sebanyak 196 Kepala Keluarga jadi korban dahsyatnya hembusan angin Puting Beliung yang memorak porandakan sejumlah wilayah di Kota Depok.

"Ada 613 jiwa dari 4 kecamatan dan 6 kelurahan jadi korban, sampai saat ini (22/9/2021) belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. Mudah-mudahan enggak ada ya," tuturnya kepada wartawan seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Komplek Perkantoran Kota Kembang, Cilodong, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Data Sementara Dinas Sosial Kota Depok 613 Jiwa Terdampak Bencana Angin Puting Beliung

Sejumlah langkah dikatakan jebolan Teknik Petrokimia Universitas Indonesia ini dilakukan Pemerintah Kota Depok dalam menangani pascabencana alam yang diakibatkan dari lebatnya hujan dan kencanganya angin.

"Penanganannya yang pertama kita (lakukan) pendataan. Kedua, bagaimana kita menyiapkan anggaran untuk perbaikan dari infrastruktur yang rusak akibat dari bencana kemarin (21/9/2021) sore ya," ujarnya.

Imam mengaku pihaknya telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk melakukan pemeliharan terhadap pohon besar dan juga tua guna menghindari terjadinya pohon tumbang terlebih saat ini sudah masuk musim penghujan.

Baca juga: Pemkot Depok Siapkan Dana Bantuan Perbaikan Rumah Warga yang Rusak Akibat Angin Puting Beliung

"Tapi memang pemotongan (pohon besar dan tua) sebenarnya telah dilakukan secara bertahap ya untuk (pohon) yang tinggi dan yang juga yang tua," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (Kabid PB) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo mengatakan hingga Rabu (22/9/2021) siang pihaknya masih terus melakukan evakuasi terhadap pohon maupun baliho yang roboh.

"Personel masih terus ke lapangan untuk evakuasi pohon maupun baliho yang tumbang di sejumlah titik, kami terus telusuri dampak-dampak yang ditimbulkan dari Puting Beliung," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved