Minggu, 12 April 2026

Pemkot Depok

VIDEO Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Kenalkan Emergency Button RS Hermina Depok

Aplikasi yang baru bisa diunduh di Play Store ini dapat digunakan jika masyarakat mengalami Kegawatdaruratan medis.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Rumah Sakit (RS) Hermina Depok memperkenalkan aplikasi baru yang disebut Emergency Button Rumah Sakit Hermina Depok.

Aplikasi yang baru bisa diunduh di Play Store ini dapat digunakan jika masyarakat mengalami Kegawatdaruratan medis, untuk meminta bantuan pihak RS Hermina Depok.

Bahkan Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono sempat memperkenalkan aplikasi Emergency Button tersebut kepada awak media usai dirinya menjalankan vaksinasi dosis kedua di RS Hermina Depok, Senin (20/9).

"RS Hermina Depok menyediakan aplikasi baru namanya Emergency Button RS Hermina Depok. Tinggal di download di Play Store," ujar Imam.

Baca juga: Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wakil Wali Kota Depok: Enggak Merasa Ada Hal Aneh Setelah Vaksin

Dirinya juga mencoba langsung aplikasi tersebut yang didampingi oleh Direktur Rumah Sakit Hermina Depok, Lies Nugrohowati.

Imam juga menunjukkan penggunaan dari aplikasi tersebut. Ia mengatakan, untuk mendapatkan bantuan medis saat mengalami Kegawatdaruratan, masyarakat tinggal memencet tombol yang ada di dalam aplikasi selama tiga detik, kemudian secara otomatis nantinya pengguna akan mendapat respon dari petugas call center aplikasi Emergency Button RS Hermina Depok.

"Jadi masyarakat nggak perlu khawatir langsung bisa dari rumah mendapatkan pelayanan kesehatan, boleh konsultasi kesehatan, kalau memang dibutuhkan untuk dijemput pakai ambulans karena sakit bisa dilayani 24 jam oleh RS Hermina Depok," ucap Imam.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di RSIA Hermina

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Hermina Depok, Lies Nugrohowati mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki sistem yang dipimpin oleh dokter spesialis emergency dimana aplikasi emergency ini akan terhubung ke call center khusus emergency.

Kalau tombol emergencynya sudah dipencet, petugas command center khusus emergency ini memastikan benar atau tidak, takutnya cuma prank call. Petugas command center akan telepon ke nomor pengguna emergency button lalu akan video call juga untuk memastikan kondisi pasien," ujar Lies.

Lies menambahkan, apabila pasien membutuhkan penjemputan memakai ambulans, RS Hermina Depok akan mengirimkan ambulans beserta tim perawat ke rumah pasien.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Berharap Perbaikan Jembatan di GDC Bisa Selesai Lebih Cepat

"Kami harapkan sebelum pasien ke rumah sakit sudah kontak dengan perugas kami yang terlatih agar intinya untuk menurunkan komorbiditas dan mortalitas (kematian) dalam kondisi kegawatdaruratan," ucapnya.

Menurut Lies, Aplikasi Emergency Button ini baru pertama kali diterapkan di Rumah Sakit Hermina Depok. Meski aplikasi ini bisa digunakan masyarakat kapanpun dan dimanapun, hanya saja untuk penjemputan ambulans RS Hermina Depok baru bisa melakukan penjemputan di wilayah sekitar Depok saja.

"Aplikasi ini masih percontohan, jadi baru diterpakan di RS Hermina Depok saja, nantinya dihatapkan aplikasi ini bisa digunakan di RS Hermina lainnya," ucap Lies.

Lalu bagaimana cara menggunakan aplikasi Emergency Button RS Hermina Depok?

Baca juga: Situ Pengasinan Jadi Tempat Wisata Murah Bagi Warga Sawangan, Bisa Memancing dan Wisata Kuliner

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved