Pemkot Depok

Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wakil Wali Kota Depok: Enggak Merasa Ada Hal Aneh Setelah Vaksin

Sebelumnya Imam Budi Hartono dan istri dikatahui telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 pada bulan Agustus lalu.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Mochammad Dipa
Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono (ketiga kiri) foto bersama dengan Direktur Rumah Sakit Hermina Depok, Lies Nugrohowati (ketiga kanan) setelah melaksanakan penyuntikan vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit Hermina Depok, Senin (20/9). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono bersama istinya, Etty Maryati Salim, kembali melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Rumah Sakit Hermina Depok, Senin (20/9).

Sebelumnya Imam Budi Hartono dan istri dikatahui telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 pada bulan Agustus lalu.

"Karena ini vaksinasi kedua bagi saya, sejak awal memang enggak ada apa-apa, Alhamdulillah enggak ada hal yang aneh di dalam vaksinasi," ujar Imam Budi Hartono, kepada Warta Kota, usai menerima vaksin Covid-19 dosis kedua, Senin (20/9).

Ia menambahkan, bahwa dirinya menjalani proses vaksinasi kali ini mulai dari tahap skrining hingga observasi berjalan lancar tanpa kendala apapun. Dirinya juga tidak merasakan keluhan berarti usai divaksin.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono saat melakukan skrining sebelum menerima vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Hermina,  Senin (20/09/21).
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono saat melakukan skrining sebelum menerima vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Hermina,  Senin (20/09/21). (Diskominfo Kota Depok)

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di RSIA Hermina

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Ingatkan Warga Tidak Tergiur Harga Kendaraan Murah, Waspadai Tindak Kriminal

"Insya Allah didalam vaksinasi pertama dengan moderna juga enggak ada keluhan yang banyak, sedikit ada ya, cuma sedikit. Mudah-mudahan saya berharap vaksinasi yang kedua ini juga tetap sehat, mohon doa nya dari seluruh warga kota Depok," jelasnya.

Imam juga mengajak kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi dapat dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok maupun swasta.

"Himbauan untuk masyarakat yang belum melakukan vaksin silakan melakukan vaksin, dateng ke kecamatan atau puskesmas atau kerumah sakit minta saja di vaksin Insya Allah sudah disiapkan oleh kami," ucapnya.

Baca juga: Polres Metro Depok Amankan Delapan Pelajar dari Dua Gangster yang Akan Tawuran, 10 Sajam Disita

Baca juga: Depok Hari Ini Senin 20 September, Prakiraan Cuaca BMKG: Siang Berawan dan Sore Hujan Petir

Menurutnya, percapatan vaksinasi ini dalam rangka pemenuhan target 100 persen vaksinasi di Kota Depok hingga Desember 2021.

"Target vaksinasi di Kota Depok memang dalam rangka pemenuhan 100 persen sampai bulan Desember, karena kami salah satu kota yang ditargetkan oleh Jawa Barat untuk mencapai 100 persen vaksinasi," ucap Imam.

Ia menyebutkan kembali, bahwa Kota Depok merupakan salah satu Kota atau Kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang ditargetkan vaksinasi mencapai 100 persen.

Baca juga: Ingin Dijadikan Lokasi Wisata, Pemkot Depok Bersihkan dan Tambah Sarpras di Situ Tujuh Muara

"Jadi nggak semua Kota atau Kabupaten, dari 27 (Kota/Kabupaten) kami salah satunya, hanya tujuh kota Kabupaten di Jawa Barat kalau nggak salah yang di targetkan vaksinasi 100 persen," ungkapnya.

Imam menambahkan, persentase jumlah masyarakat di Depok yang sudah tervaksin dosis pertama mencapai 60 persen dan vaksin dosis kedua mencapai 40 persen.

Untuk itu, lanjut Imam, Pemkot Depok terus melakukan percepatan vaksinasi dengan melakukan gebyar vaksinasi tahap empat di sejumlah Kecamatan di Depok yang saat ini sedang berjalan.

"Akan ada terus percepatan vaksin seperti gebyar vaksin di 11 Kecamatan, seluruh rumah sakit juga melakukan hal yang sama, Insya Allah dengan itu semua bisa tercapai dan memang sekarang terlihat masyarakat antusias yang kedua, sehingga kemarin sudah banyak kegiatan gebyar yang kami lakukan, sekarang malah kesulitan mencari orang yang mau divaksin," jelasnya. (dip)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved