Viral Media Sosial

Irjen Napoleon Akui Dalang Penganiayaan hingga Pelumuran Wajah Muhammad Kece dengan Kotoran Manusia

Irjen Napoleon Akui Dalang Penganiayaan hingga Pelumuran Wajah Muhammad Kece dengan Kotoran Manusia. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Muhammad Kosman alias Muhammad Kece terlihat babak belur usai dihajar rekan sesama tahanan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Terlihat memelas dengan beberapa lebam dan bengkak pada bagian wajahnya, potert Muhammad Kosman alias Muhammad Kece beredar luas di media sosial.

Potret pelaku penistaan agama itu pun viral di medsos beberapa hari belakangan.

Muhammad Kece pun melaporkan sejumlah rekan sesama tahanan di Rutan Bareskrim Polri, termasuk Irjen Pol Napoleon Bonaparte.

Terkait hal tersebut, Irjen Napoleon membuat surat terbuka tentang ramainya pemberitaan tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan dirinya.

Napoleon mengaku bahwa dirinya memang menghajar Kosman.

Meski demikian, ia punya alasan yang bersifat sangat pribadi.

Ia tidak rela agama dan Rasulullah SAW dihina oleh Kosman.

Napoleon bahkan bersumpah, akan melakukan tindakan apapun demi membela agamanya.

Baca juga: Sebut Penembakan Ustaz Diduga Pembunuhan Berencana, Reza Indragiri Amriel: Berarti Ada Dalangnya

Paparkan Hasil Pemeriksaan

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan hasil pemeriksaan kasus penganiayaan yang dialami Kosman oleh sesama tahanan.

Menurut Brigjen Andi Rian, selain memukulinya, Napoleon Bonaparte melumuri Muhammad Kece dengan kotoran manusia.

Baca juga: Muhammad Kece Dianiaya, PBHM: Karena Napoleon Dibiarkan Miliki HP di Dalam Rutan Bareskrim

Baca juga: Pakar Psifor Duga Muhammad Kece Dramatisasi Penganiayaan Dirinya atau Partial Malingering

Brigjen Andi Rian menambahkan, bahwa kotoran manusia tersebut sudah dipersiapkan terlebih dahulu oleh pelaku sebelum menganiaya korban.

"Dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah dipersiapkan oleh pelaku," kata Brigjen Andi dikutip dari Komps.tv Minggu (20/9/20221).

Andi mengatakan, peristiwa Napoleon Bonaparte melumuri Muhammad Kece dengan kotoran manusia itu terjadi pada hari yang sama ketika korban mengalami penganiayaan di sel isolasi.

"Iya, sambil memukul juga melumuri kotoran manusia," ucap Brigjen Andi.

Baca juga: Anies Sebut Dunia Tercengang Melihat Kerja Kolosal di Indonesia dalam Penanganan Covid-19

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved