Breaking News:

Berita Kabupaten Bogor

Dorong Pemulihan Ekonomi, Pemkab Bogor Andalkan Program Satu Miliar Satu Desa

Dorong Pemulihan Ekonomi, Pemkab Bogor Andalkan Satu Miliar Satu Desa. Lewat pola padat karya, Diharapkan dapat Menyerap banyak tenaga kerja

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Bupati Bogor Ade Yasin 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pandemi Covid-19 berdampak pada tersendatnya pembangunan infrastruktur di desa.

Dana desa yang selama ini menjadi sumber pembangunan fisik di desa dialihkan untuk penanganan dampak Covid-19.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkab Bogor menghadirkan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade).

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan program Samisade dapat mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi ini sekaligus mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDG's) Desa.

"Dengan pola padat karya, Program Samisade diharapkan dapat membawa dampak penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil di akar rumput dan menciptakan multiflier effect yang mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian SDG's Desa, kata Ade, Selasa (14/9/2021).
 
Tak hanya mengentaskan desa tertinggal, lanjutnya, Program Samisade juga mendorong desa dari status berkembang menjadi maju.

Baca juga: Analogikan Cewek Berbaju Seksi, Gus Nadir Minta Santri Jangan Digeneralisir dengan Islam Garis Keras

Baca juga: Viral Santri Tutup Telinga Tak Mau Dengarkan Musik Disebut ISIS, Gus Nadir Angkat Bicara

"Mengentaskan desa tertinggal memang menjadi salah satu target kami di tahun 2021," paparnya.

Sejak awal menjabat pada tahun 2018 hingga akhir tahun 2021,  Ade mengklaim berhasil menaikkan status 45 desa tertinggal menjadi desa berkembang dan desa maju.

"Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Bogor tahun 2021 yang ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, terdapat 48 desa mandiri, 188 desa maju, 180 desa berkembang dan 0 (nol) desa tertinggal," ujar Ade.

Baca juga: Gus Miftah Tertawakan Pengamat yang Sebut Belajar Bahasa Arab Jadi Ciri Teroris, Disebutnya Aneh

Baca juga: Cara Duduk Ustaz Abdul Somad Bikin Salah Fokus, Satu Kakinya Diangkat Ketika Duduk di Atas Kursi

Politisi PPP ini juga  memberikan apresiasi kepada Desa Pondok Udik di Kecamatan Kemang yang berhasil masuk 10 desa di Indonesia dengan Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi.

"Desa Pondok Udik berada di urutan ke-8 dengan nilai IDM 0,9778 dan persentase pertumbuhan +0,39 persen. Ini sangat membanggakan,” jelas Ade Yasin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved