Jumat, 1 Mei 2026

Berita Nasional

Sandiaga Uno Optimis Kolaborasi dengan PNM Mampu Ciptakan Peluang Usaha & Lapangan Kerja Bagi Rakyat

Sandiaga Uno Optimis Kolaborasi dengan PNM Mampu Ciptakan Peluang Usaha dan Lapangan Kerja di Cirebon, Jawa Barat. Berikut Selengkapnya

Tayang:
Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno saat menyambangi sentra ekonomi kreatif di Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIREBON - Optimisme atas kepulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19 disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.

Lewat kolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk sektor keuangan, seperti Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Cirebon diyakininya dapat mendorong peningkatan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat berkunjung dan beraudiensi dengan pengurus dan nasabah PNM Mekar Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (9/9/2021).

"Kita sinergikan pemasaran, karena beberapa produk ekonomi kreatif di sini bisa mendunia. Seperti di tempat-tempat lain setiap saya berkunjung ke PNM Mekar," ungkap Sandiaga Uno.

"Saya sudah lapor ke Erick Thohir. Ini luar biasa pemberdayaan masyarakat, terutama keluarga yang dikomandoi emak-emak," tambahnya.

Ia menyebutkan PNM Mekar telah memiliki sebanyak 10,7 juta nasabah yang tersebar di seluruh Nusantara.

Mereka pun katanya telah menjadi bagian dari sistem ekonomi rakyat.

"Kolaborasi untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya Dan kami lihat produk ekonomi kreatif semua memiliki kualitas. Yang bisa kita berikan nilai tambah melalui pendamping dan pemasaran," kata Sandiaga Uno.

Baca juga: Jajal Kereta Istimewa, Sandiaga Uno: Inovasi Jadi Bukti Penciptaan Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

Baca juga: Buka Peluang Usaha & Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Kembangkan Creativepreneurship

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno meminta para turis ataupun tamu yang datang ke tempat pariwisata untuk belanja produk ekonomi kreatif di tempat pariwisata.

"Harus jadi Rombongan Jadi Beli (Rojali), dan kalau beli harus Rogana (Rombongan Gak Boleh Nawar) karena membuat produk ekonomi kreatif itu sulit," tutur Sandiaga Uno.

Ke depannya Sandiaga Uno mengaku akan terus bersinergi untuk akses pembiayaan, baik dari keuangan maupun pendamping.

"Jadi ada 190.000 lebih nasabah Mekar dan Ulam. Secara agregat hampir setengah triliun atau Rp 500 Miliar," jelas Sandiaga Uno.

"Setelah spot check bisnis mereka mengalami penurunan karena PPKM, Sebagian sudah bisa beradaptasi dengan digitalisasi, sebagian lagi perlu kita bantu," ujarnya.

Baca juga: Merambah Pasar Benua Afrika, Sandiaga Uno Apresiasi Rumah Instan Karya Tatalogam Group

Baca juga: Warga Minta Menparekraf Sandiaga Uno Segera Buka Pariwisata di Kepulauan Seribu

Kemenparekraf kata Sandiaga Uno telah berupa menggerakkan sektor ekonomi kreatif dengan meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Sehingga produksi warga, seperti Batik dan anyaman sebagai produk unggulan dapat kembali terangkat.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved