Jumat, 8 Mei 2026

CPNS 2021

Ini Daftar Rangkuman Lengkap Teori Kedaulatan yang Sering Muncul di SKD CPNS

Ini Daftar Rangkuman Lengkap Teori Kedaulatan yang Sering Muncul di SKD CPNS. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Tayang:
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
istimewa
SKD CPNS 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Soal-soal tentang teori kedaulatan tergolong sering muncul saat SKD CPNS dari tahun ke tahun. 

Oleh karena itu, soal tersebut juga sangat mungkin muncul dalam SKD CPNS 2021

Para pelamar CPNS 2021 harus paham betul mengenai materi ini. 

Setiap tahun, soal menyangkut teori kedaulatan selalu muncul di SKD CPNS. 

Baca juga: Terduga Pelaku Pelecehan Pegawai KPI Tawarkan Perdamaian, Kuasa Hukum Korban: Tak dapat Ditolerir

Nah, inilah rangkuman lengkap soal CPNS teori kedaulatan : 

1. Teori Kedaulatan Tuhan

Jawaban : 

- Kekuasaan tertinggi ada pada Tuhan atau bersumber dari Tuhan. 

- Negara dan pemerintah mendapat kekuasaan yang tertinggi dari Tuhan atau raja mengaku sebagai keturunan dewa. 

-. Penganutnya adalah Agustinus, Thomas Aquinas, dan Marsilius. 

2. Teori Kedaulatan Raja

Jawaban : 

- Kekuasaan tertinggi berada di tangan raja. 

- Raja memiliki kekuasaan yang mutlak dan tidak terbatas, sehingga raja berada di atas undang-undang. 

- Penganutnya adalah Nicollo Machiavelli, Thomas Hobbes, dan Hegel. 

Baca juga: Kunker ke Medan, Sri Mulyani Pastikan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang 

3. Teori Kedaulatan Negara

Jawaban : 

- Kekuasaan tertinggi ada pada negara. 

- Negara dianggap sebagai sumber kedaulatan. 

- Penganutnya adalah Jean Bodin dan George Jellinek. 

4. Teori Kedaulatan Hukum

Jawaban : 

- Kekuasaan tertinggi dalam suatu negara adalah hukum. 

- Penguasaan ataupun rakyat wajib tunduk pada hukum, dan negara yang menciptakan hukum. 

- Penganutnya adalah Krabbe. 

Baca juga: Depok Masuk Zona Kuning, Warga Diminta Terus Kencangkan Protokol Kesehatan

5. Teori Kedaulatan Rakyat

Jawaban : 

- Kedaulatan berada di tangan rakyat. 

- Sumber teori ini adalah ajaran demokrasi. 

- Penganutnya adalah John Locke, Montesqiuie, dan JJ Rousseau. 

Selain itu, soal menyangkut sifat kedaulatan menurut Jean Bodin juga sering ke luar . 

Inilah sifat kedaulatan menurut Jean Bodin :

- Asli, artinya kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. 

- Abadi, artinya kekuasaan itu tetap ada selama negara itu berdiri meskipun pemegang kedaulatannya berganti-ganti. 

- Tunggal, artinya kekuasaan merupakan satu-satunya kekuasaan tertinggi dalam negara yang tidak diserahkan atau dibagi-bagikan kepada badan lain. 

- Tidak terbatas, artinya kekuasaan itu tidak dapat dibatasi oleh kekuasaan lain. 

Baca juga: Hadapi Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Harus Kurangi Kesalahan

RANGKUMAN LENGKAP PERISTIWA BANDUNG LAUTAN API

Apakah kalian tahu latar belakang peristiwa Bandung Lautan Api? 

Pelamar CPNS 2021 harus paham betul latar belakang peristiwa bersejarah ini. 

Sebab peristiwa Bandung Lautan Api cukup sering ke luar di setiap SKD CPNS dari tahun ke tahun. 

Nah, inilah berbagai hal menyangkut Peristiwa Bandung Lautan Api yang perlu diketahui para pelamar CPNS 2021

Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia pada 23 Maret 1946. 

Baca juga: Hadapi Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Harus Kurangi Kesalahan

 Saat itu pihak sekutu yang diboncengi NICA tiba di Bandung dan mencoba menjadikan Bandung sebagai markas mereka.

Pihak sekutu saat itu adalah Pasukan Inggris bagian dari Brigade MacDonald yang tiba di Bandung pada tanggal 12 Oktober 1945.

Dikutip dari wikipedia, sejak semula hubungan mereka dengan pemerintah RI sudah tegang.

Mereka menuntut agar semua senjata api yang ada di tangan penduduk, kecuali TKR (Tentara Keamanan Rakyat), diserahkan kepada mereka.

Orang-orang Belanda yang baru dibebaskan dari kamp tawanan mulai melakukan tindakan-tindakan yang mulai mengganggu keamanan.

Akibatnya, bentrokan bersenjata antara Inggris dan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) tidak dapat dihindari.

Baca juga: VIDEO Polisi Bagikan Beras 5 Kg ke Pengendara dan Sopir Angkot di Jalur Penyekatan Jalan Raya Bogor

Malam tanggal 21 November 1945, TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan badan-badan perjuangan melancarkan serangan terhadap kedudukan-kedudukan Inggris di bagian utara, termasuk Hotel Homann dan Hotel Preanger yang mereka gunakan sebagai markas.

Tiga hari kemudian, MacDonald menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat agar Bandung Utara dikosongkan oleh penduduk Indonesia, termasuk pasukan bersenjata.

Ultimatum Tentara Sekutu agar Tentara Republik Indonesia (TRI, sebutan bagi TNI pada saat itu) meninggalkan Bandung mendorong TRI untuk melakukan operasi "bumi-hangus".

Para pejuang pihak Republik Indonesia tidak rela bila Bandung dimanfaatkan oleh pihak Sekutu dan NICA.

Keputusan untuk membumi-hanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Madjelis Persatoean Perdjoangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan pihak Republik Indonesia, pada tanggal 23 Maret 1946.

Kolonel Abdoel Haris Nasoetion selaku Komandan Divisi III TRI mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan evakuasi Kota Bandung.

Baca juga: VIDEO Polisi Bagikan Beras 5 Kg ke Pengendara dan Sopir Angkot di Jalur Penyekatan Jalan Raya Bogor

Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota Bandung dan malam itu pembakaran kota berlangsung.

Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat setempat dengan maksud agar sekutu tidak dapat menggunakan Bandung sebagai markas strategis militer.

Di mana-mana asap hitam mengepul membubung tinggi di udara dan semua listrik mati.

Tentara Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran yang paling besar terjadi di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung, di mana terdapat gudang amunisi besar milik Tentara Sekutu.

Dalam pertempuran ini Muhammad Toha dan Muhammad Ramdan, dua anggota milisi BRI (Barisan Rakjat Indonesia) terjun dalam misi untuk menghancurkan gudang amunisi tersebut.

Muhammad Toha berhasil meledakkan gudang tersebut dengan dinamit. Gudang besar itu meledak dan terbakar bersama kedua milisi tersebut di dalamnya.

Baca juga: Dua Mobil Baru Mercedes Benz Segera Meluncur Bulan Depan, Proses Perakitan Dilakukan di Bogor

Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dalam kota, tetapi demi keselamatan mereka, maka pada pukul 21.00 itu juga ikut dalam rombongan yang mengevakuasi dari Bandung.

Sejak saat itu, kurang lebih pukul 24.00 Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI. Namun, api masih membubung membakar kota, sehingga Bandung pun menjadi lautan api.

Pembumi-hangusan Bandung tersebut dianggap merupakan strategi yang tepat dalam Perang Kemerdekaan Indonesia karena kekuatan TRI dan milisi rakyat tidak sebanding dengan kekuatan pihak Sekutu dan NICA yang berjumlah besar.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved