Kebakaran Lapas Tangerang

Mahfud MD Umumkan Rencana Membangun Lapas Baru,Lapas di Indonesia Sudah Over Kapasitas

Hal itu diungkapkan Mahfud MD saat jumpa pers kepada awak media usai memantau langsung lokasi Lapas Kelas I Kota Tangerang

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Menkopolhukam Mahfud MD, dalam konfrensi pers saat memantau langsung situasi terkini Lapas Kelas I Kota Tangerang, yang terbakar dini hari tadi. 

Laporan Wartawan, WARTAKOTALIVE.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, Tangerang - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah tengah membahas pembangunan lembaga pemasyarakatan (Lapas) baru, agar jumlahnya menjadi lebih banyak.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD saat jumpa pers kepada awak media usai memantau langsung lokasi Lapas Kelas I Kota Tangerang yang mengalami kebakaran dini hari tadi.

Kata Mahfud MD menilai kondisi lapas- lapas yang ada di Indonesia saat ini sudah melebihi daya tampung atau over kapasitas.

"Berkaca pada musibah kebakaran di Lapas Kelas I Kota Tangerang ini yang memang sudah over capacity. Tadi Pak Yassona bilang, disini overnya itu sampai 400 persen," ujar Mahfud MD, Rabu(8/9/2021).

Baca juga: Sulitnya Pemadaman Kebakaran Lapas Tangerang Jadi Sebab 41 Warga Binaan Tewas, Berikut Daftarnya

"Satu kamar yang tidak terlalu luas itu isinya bisa 20-30 orang. Terus, terakhir saya ke Pasuruan, disana ada satu kamar lapas kecil, yang isinya sampai 40 orang," sambungnya.

Mahfud menambahkan, hal ini sudah lama menjadi sorotan bagi pemerintah, sejak tahun 2004 silam, ketika dirinya sudah menjadi anggota DPR.

Namun, rencana penambahan dan pembangunan lapas baru itu, selalu mendapat kendala setiap pembahasan yang dilakukan oleh pemerintah dan DPR.

"Sudah sejak tahun 2004 lalu dibicarakan terus tentang pembangunan lapas baru, tapi selalu tidak jadi, karena pertimbangan anggaran ini dan itu," kata Mahfud.

Baca juga: 41 Tewas di Kebakaran Lapas Tangerang, Mahfud MD Sebut Akan Bangun Lapas Baru

Kemudian Mahfud melanjutkan, pihaknya akan fokus ke pembangunan lapas baru, dengan melakukan pembahasan bersama dengan Kemenkumham.

Oleh karena itu Mahfud mengusulkan, pembangunan lapas sebaiknya dibuat di tanah yang merupakan aset dari kasus BLBI.

Sebab, Mahfud mengakui bahwa untuk melakukan pembangunan lapas, memang membutuhkan sejumlah anggaran dan juga luas tanah.

"Saya katakan, saya cari tanahnya, Anda perlu berapa ribu hektare. Saya sudah bicara dengan Kemenkeu tentang, tanah-tanah BLBI yang sekarang kami kuasai itu," terang Mahfud.

Baca juga: Yasonna Laoly Ungkap Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran di Lapas Kelas I Kota Tangerang

"Nanti lembaga permasyarakatan butuh berapa ribu hektar tanah untuk bangun lapas di seluruh Indonesia," ucapnya.

Menurut Mahfud penggunaan lahan BLBI yang disarankannya ini, lebih baik untuk lokasi pembangunan lapas, daripada dirampas oleh obligor BLBI.

"Dan itu tidak terlalu sulit dan tinggal kami cari anggarannya," tutup Mahfud MD.(m28)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved