Jumat, 17 April 2026

Ini Profil Goliath Tabuni, Pimpinan KKB yang Klaim Bertanggungjawab Atas Gugurnya 4 Anggota TNI

Nama Goliath Tabuni jadi dikenal. Dia mengaku bertanggungjawab atas gugurnya 4 anggota TNI. Siapa Goliath Tabuni?

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
istimewa
Goliath Tabuni yang mengaku bertanggungjawab atas gugurnya 4 prajurit TNI di Maybrat. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MARGONDA - Nama Goliath Tabuni menjadi sorotan setelah pengakuannya viral. 

Goliath mengklaim bertanggungjawab atas gugurnya 4 prajurit TNI di Maybrat, Papua Barat. 

Goliath merupakan pimpinan tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). 

Lalu seperti apa profil Goliath Tabuni?

Seperti diketahui, 4 prajurit TNI itu gugur saat Pos Persiapan Koramil (Posramil) Kisor, Distrik Maybrat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang 50 orang pada Kamis (2/9/2021) pukul 03.00 WIT.

Baca juga: Kecamatan Cilodong Depok Fokus Vaksinasi Pelajar di 3 Hari Pertama Gebyar Vaksinasi Covid-19

Selain, 4 prajurit yang meninggal, ada dua anggota TNI lain yang terluka parah. 

Tak lama setelah penyerangan itu, muncul kelompok separatis Papua yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penyerangan dan pembunuhan itu.

Juru Bicara Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom angkat bicara terkait insiden penyerangan Posramil Kisor.

Dia menyebut, penyerangan itu dilakukan oleh anggotanya dibawah komando pimpinan tertinggi TPNPB OPM, Goliath Tabuni. 

"Panglima kodap IV Sorong Raya Brigjen Deny Mos dan pasukannya bertanggungjawab aksi penyerangan ini dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM di bawah Pimpinan Jenderal Goliath Tabuni bertanggung jawab secara komando," kata Sebby melalui keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Malam Jumatan Bagi Pasangan Suami Istri, Inilah Bacaan Doanya, Jangan Sampai Kelupaan

Sementara itu, penyerangan itu membuat murka Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa.

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, menduga pelaku penyerangan yang menewaskan 4 anggota TNI di Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat, Papua Barat, merupakan kelompok separatis teroris.

"Diduga ini lakukan oleh kelompok separatis teroris, menggunakan senjata tajam," ujar Cantiasa, saat jumpa pers di Kodam XVIII/Kasuari, Kamis (2/8/2021).

Atas insiden tersebut, kata Pangdam, 4 orang prajurit gugur, dua orang luka bacok, dan 5 orang dalam kondisi aman.

"Saya selaku Panglima Kodam XVIII/Kasuari, langsung perintahkan Komandan Komando Resort Militer (Korem) 181 Praja Vira Tama, untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," ungkapnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved