Jumat, 12 Juni 2026

Pemkot Depok

Disdik Kota Depok Terus Mantapkan Sejumlah Persiapan Jelang PTM Oktober Mendatang

Dalam pelaksanaan PTM, Thamrin mengatakan kemungkinan siswa hanya bisa melakukan PTM sebanyak dua kali dalam seminggu.

Tayang:
Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Kepala Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin 

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Menjelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya berlangsung pada Oktober mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok saat ini tengah memantapkan sejumlah kesiapan.

Kepada Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan pihaknya ingin memastikan bahwasanya dalam pelaksanaan nanti dapat berjalan lancar.

“Kami menyepakati untuk PTM baru bisa dilaksanalam bulan Oktober,” papar Thamrin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/9/2021).

Sejumlah persiapan yang dimaksud, kata Thamrin diantaranya melakukan monitoring dan evaluasi perihal sarana dan prasarana di sekolah.

Baca juga: Depok Akan Jalankan PTM Terbatas, Persiapan SMPIT Pondok Duta Sudah 90 Persen

Baca juga: Pemkot Depok Targetkan Vaksinasi Pelajar 100 Persen September Ini, Oktober Mulai PTM

Nantinya, monitoring evaluasi dilakukan oleh tim pengawas sekolah.

Tak hanya itu, sebelum PTM diterapkan akan dilakukan simulasi disetiap satuan pendidikan atau sekolah.

“Bulan September masa persiapan antara lain monitoring kesiapan sarpras sekolah dan rencana pembagian kelas oleh tim pengawas sekolah Disdik, sosialisasi kepada orang tua tentang rencana PTM terbatas, simulasi oleh masing-masing sekolah,” tandasnya.

Bila semua dipastikan siap, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Depok segera melaksanakan PTM yang akan diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) yang saat ini tengah disusun draftnya.

Baca juga: Pemkot Depok Akhirnya Restui Pelaksanaan PTM di Sekolah, Mulai Digelar pada Oktober 2021 Mendatang

Baca juga: Terkait Pembelajaran Tatap Muka dan Vaksinasi Siswa, KPAI Usulkan 6 Rekomendasi

“Kami juga sedang mempesiapkan draft perwal terkait PTM terbatas dan rencana tim akan rapat kembali hari kamis atau jumat pekan ini,” akunya.

Saat ini, pemantauan ke sekolah-sekolah masih terus berlangsung  yang dijadwalkan mulai 1-10 September 2021.

Dalam pelaksanaan PTM, Thamrin mengatakan kemungkinan siswa hanya bisa melakukan PTM sebanyak dua kali dalam seminggu.

Sebab, pembatasan dilakukan terhadap jumlah siswa dalam satu kelasnya selama PTM, di mana satu kelas diisi maksimal 20 orang.

“Rata-rata setiap sekolah membagi dari yang awalnya satu kelas menjadi dua kelas. Sementara jumlah ruang kelas terbatas. Nanti semua akan dituangkan dalam perwal. Teknis pembagian jadwal nanti sekolah yang mengatur,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved