Jumat, 15 Mei 2026

Kabupaten Bogor

Maksimalkan Dana Samisade, Desa Karacak Bangun Jembatan Penghubung hingga Betonisasi Jalan

Bupati Bogor Ade Yasin  melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Desa Karacak, pada Rabu (26/8/2021).

Tayang:
Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Desa Karacak, pada Rabu (26/8/2021). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, LEUWILIANG - Desa Karacak di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, memanfaatkan dana Samisade (Satu Miliar Satu Desa) dari Pemkab Bogor untuk membangun berbagai infrastruktur.

Kepala Desa Karacak, Oon Saonah, mengatakqn warga Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang merasa terbantu adanya bantuan Samisade.

"Kami gunakan Samisade untuk membangun jembatan penghubung di Kampung Sipon dan Kampung Cilame," kata Saonah, Kamis (26/8/2021).

Dia berterima kasih kepada Bupati Bogor yang sudah memberikan program bantuan Samisade untuk Desa Karacak.

Baca juga: Pemkot Depok Siapkan Dana Rp 7 Miliar untuk Perbaiki Jembatan Ambuk di Jalan Boulevard GDC

"Dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan fisik infrastruktur hotmix, betonisasi dan jembatan yang memang dibutuhkan untuk membantu mobilitas warga Desa Karacak,” ujar Saonah.

Menurutnya, yang terpenting dari program Samisade ini adalah melibatkan masyarakat dalam pembangunannya.

Selain bisa mendapatkan penghasilan, warganya juga turut mengawasi jalannya pembangunan secara langsung.

"Kita libatkan masyarakat untuk pekerjaannya dalam bentuk padat karya pembangunan, melibatkan masyarakat satu hari 10 orang, pertiga hari ada pergantian jadi bergilir," tuturnya.

Baca juga: Ade Yasin Minta Kafilah Seleksi Tilawatil Quran Kabupaten Bogor Bisa Maksimal di Tingkat Provinsi

Saonah berharap warga dapat memanfaatkan dengan baik infrastruktur yang dibangun.

"Kita harus rawat sama-sama dan dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin  melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Desa Karacak, pada Rabu (26/8/2021).

“Walaupun ditengah pandemi, saya tetap berupaya untuk membangun desa. Setiap tahun tiap desa mendapatkan dana Samisade sebesar Rp 1 miliar," ujar Ade.

Baca juga: PPKM Level 3 di Kabupaten Bogor, Sekolah Tatap Muka Bisa Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

"Gunakanlah dana ini dengan sebaik-baiknya, masyarakat harus terlibat sama-sama dalam membangun desa,” imbuhnya.

Jembatan penghubung di Desa Karacak ini memiliki lebar tiga meter dan panjang 12 meter. Jembatan ini diakses oleh tiga RT dwngan sekitar 250 Kepala Keluarga.

"Semoga pembangunan jembatan ini berjalan lancar. Camat tolong dikawal pembangunannya, untuk Kepala Desa, tidak perlu takut, Insyaallah niatnya untuk membangun demi kepentingan masyarakat," paparnya.

Ade juga meminta agar masyarakat harus dilibatkan dalam pelaksanaannya.

"Patuhi empat hal dalam menggunakan anggaran dana Samisade mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan,” pinta Ade.

349 Desa dapat dana Program Samisade

Sebelumnya Bupati Bogor Ade Yasin, menggalakkan program satu miliar satu desa (Samisade) demi mendongkrak perekonomian desa terlebih dalam menghadapi pandemi Covid-19,

Bahkan untuk menambah pengalokasian dana Rp 1 miliar untuk satu desa itu, Ade Yasin akan menggeser anggaran dinas.

"Jangan berpikir uang ini mudah didapatkan. Kami harus melakukan refocusing anggaran untuk program (Samisade--red) ini. Kalau ada yang bisa kita geser, akan kita geser sehingga jumlahnya bisa bertambah," papar Ketua PPP Jawa Barat di Kantor Desa Cipenjo Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Rabu (17/2/2021).

Sementara penerima Program Samisade masih di angka 349 desa, sisanya dianggarkan selanjutnya.

"Saat ini ada beberapa desa yang sudah mengajukan dan sedang diverifikasi. Nanti akan diusahakan dalam anggaran perubahan," jelasnya.

Baca juga: Ade Yasin Minta Kafilah Seleksi Tilawatil Quran Kabupaten Bogor Bisa Maksimal di Tingkat Provinsi

Program Samisade ini rencananya mulai direalisasikan paling telat bulan April 2021 ini.

"Program ini akan dilaksanakan setiap tahun. Mungkin ini yang pertama di Indonesia. Tujuannya agar pembangunan dirasakan masyarakat desa," ungkap Ade.

Bagi desa yang tahun ini lolos sebagai penerima program Samisade, maka tahun selanjutnya mereka masih berhak menerima kembali program bantuan ini.

"Kalau pembangunan desanya belum selesai, kita tetap akan berikan anggaran karena PAD kita diperoleh dari desa-desa, terutama desa yang punya banyak potensi," tambahnya.

"Melalui program Samisade, ini kita ingin kembalikan ke desa guna memajukan desa, juga untuk meningkatkan PAD," pungkas Ade.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Warga Kabupaten Bogor Boleh Berkunjung ke Mal, Syaratnya Ini

Seperti diketahui, peluncuran Program Samisade dilakukan Ade Yasin di Kantor Desa Cipenjo Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Rabu (17/2/2021).

Program Samisade ini hadir untuk mendongkrak perekonomian desa dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Samisade ini fokus untuk meningkatkan infrastuktur desa di Kabupaten Bogor," kata Ade

Menurut Ade Yasin menambahkan infrastuktur desa yang bisa dibangun dengan dana ini antara lain pembangunan jalan desa, pembangunan tebing desa, drainase desa dan lainnya.

"Program Samisade ini sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat desa. Program ini fokus pada pembangunan jalan desa di wilayah yang berkepentingan dengan urusan ekonomi, seperti sentra UKM, persawahan dan kawasan wisata," jelasnya.

Menurut Ade, program Samisade ini diperuntukan bagi 349 desa yang lolos verifikasi dengan total anggaran Rp 311,81 miliar.

Baca juga: Sebanyak 67 Desa di Kabupaten Bogor Gagal Verifikasi Bahkan Ada yang Belum Mengajukan Sama Sekali

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved