Riset Menunjukkan 85,6 persen Anak Muda Indonesia Kurang Sehat Secara Finansial
Berdasarkan hasil riset menunjukkan bahwa kalau literasi keuangan generasi muda atau milenial Indonesia masih sangat rendah.
Responden milenial tersebut cenderung optimistis bahwa perencanaan finansial mereka mampu memberikan kesuksesan finansial di masa depan.
"Padahal, sebanyak 84 persen dari jumlah tersebut bahkan tidak melakukan pencatatan pengeluaran dan anggaran mereka. Sedangkan baru 16 persen yang memiliki dana darurat untuk mempertahankan gaya hidup mereka," ujar Inggit dalam kesempatan yang sama.
Inggit menambahkan, faktor minimnya persentase pencatatan anggaran oleh milenial disebabkan spekulasi yang kurang tepat mengenai arti kaya.
Sebanyak 36,98 persen dari Financial Fitness Index score percaya bahwa definisi kaya bersifat non investasi dan kesenangan semata.
Contohnya seperti kaya karena memakai baju bermerk, rumah atau mobil mewah.
Sementara itu, sebanyak 42,64 persen dari mereka mengacu pada produk bersifat investasi, dan memiliki skor indeks yang lebih tinggi atau lebih sehat.
“Ini yang menyebabkan orientasinya terlalu consumerism, padahal kalau mindset-nya sudah benar, itu menjadi langkah awal memiliki kesehatan finansial,” ujarnya. (dip)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Associate-Director-NielsenIQ-Inggit-Primadevi-dalam-konferensi-pers-virtual-OCBC-NISP.jpg)