Senin, 8 Juni 2026

Berita UI

Rayakan Dies Natalis ke-76, UI Targetkan Tembus Peringkat 100 Universitas Terbaik Dunia

Rayakan Dies Natalis ke-76 pada Senin (2/2/2026), UI Targetkan Tembus Peringkat 100 Universitas Terbaik Dunia

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
DIES NATALIS - Sidang terbuka dies natalis ke- 76 UI di Balai Sidang Kampus UI Depok, Senin (2/2/2026). (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy)  

Laporan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Universitas Indonesia (UI) menargetkan tembus peringkat 100 universitas terbaik dunia pada perayaan dies natalis ke-76, Senin (2/6/2026).

Saat ini, UI masuk ke dalam 200 besar dunia, tepatnya di peringkat 189 versi QS World University Ranking.

Rektor UI, Heri Hermansyah menjelaskan, fokus menembus peringkat 100 besar dunia menjadi arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: UI-Meksiko Jajaki Kolaborasi Strategis, UNAM Incar Kemitraan Akademik

“Kita mendengar sendiri bahwa di laporan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo, beliau menyampaikan apresiasi bahwa untuk pertama kalinya UI menjadi satu-satunya universitas yang berhasil menembus ranking 200 dunia,” kata Heri di lokasi.

“Setelah breaking 200, langkah berikutnya adalah bagaimana caranya untuk breaking 100 seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden,” sambungnya.

Tantangan UI Tembus 100 Besar Dunia

Kata Heri, UI masih memiliki sejumlah tantangan untuk menembus peringkat 100 universitas terbaik dunia. UI masih memiliki skor rendah dalam kategori dampak riset (innovation impact). 

Skor sitasi UI saat ini masih di angka 3,9, jauh tertinggal dari universitas di Malaysia yang berada di rentang 10 hingga 40. 

Untuk menembus 100 universitas besar dunia, UI perlu mencapai skor sitasi minimal di angka 20.

Heri menekankan, perlunya ​strategi perbaikan untuk meningkatkan dampak riset dan sitasi dengan berbagai langkah.

“Untuk meningkatkan dampak riset inovasi ini, ada beberapa hal yang harus kita lakukan berkaitan dengan SDM,” ujarnya.

Nantinya, UI akan merekrut dosen yang memiliki rekam jejak riset kelas dunia dan hasil penelitian yang banyak disitasi.

Tak hanya itu, pihaknya akan menyediakan fasilitas riset yang mendukung topik-topik frontier terkini.

​”Selanjutnya meningkatkan tunjangan bagi peneliti agar mereka dapat fokus bekerja penuh waktu (full-time) tanpa harus mencari pekerjaan sampingan,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved