Berita UI
UI Masuk Jajaran Kampus Sehat di ASEAN, Bebas dari Asap Rokok, Alkohol dan Obat Terlarang
UI meraih peringkat Healthy University Rating 5-Stars Plus yang diberikan ASEAN University Network–Health Promotion Network
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Universitas Indonesia (UI) meraih peringkat Healthy University Rating 5-Stars Plus, predikat tertinggi yang diberikan ASEAN University Network–Health Promotion Network (AUN-HPN).
Pencapaian ini menandai komitmen UI dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, aman, dan mendukung produktivitas sivitas akademika.
AUN-HPN menilai kampus-kampus di ASEAN melalui Healthy University Rating System, yang berlandaskan Healthy University Framework (HUF).
Baca juga: Penunjukan Rektor UI Prof Heri Hermansyah di SCNU Perkuat Dominasi UI di Jejaring Riset Asia Pasifik
Framework tersebut dikembangkan untuk mendorong universitas di kawasan ASEAN menjadi institusi yang unggul dalam implementasi promosi kesehatan.
Tahun ini, UI dinilai berhasil menunjukkan penerapan komprehensif di seluruh aspek yang menjadi indikator AUN-HPN.
Rektor UI, Heri Hermansyah mengatakan bahwa pencapaian UI ini merupakan bagian dari transformasi kampus menuju institusi modern yang mengutamakan kesejahteraan warganya.
“Dengan sehat, UI bisa menjadi kampus yang unggul dan impactful. Karena itu, kami terus membudayakan gaya hidup sehat, olahraga, istirahat yang cukup, serta pola makan bergizi,” kata Heri dalam keterangannya, dikutip Senin (1/12/2025).
Dalam kategori system and infrastructure, UI dinilai memiliki fondasi kebijakan yang kuat. Melalui Peraturan Rektor Nomor 26 Tahun 2025, UI menegaskan komitmen terhadap pengelolaan kesejahteraan kampus yang mencakup kesehatan fisik dan mental, keselamatan, keamanan, kesiapsiagaan, serta kelestarian lingkungan.
“Kebijakan ini menjadi kerangka kerja utama dalam menyediakan sarana dan prasarana kesehatan, fasilitas ramah disabilitas, serta integrasi promosi kesehatan ke dalam kurikulum dan riset,” tambahnya.
Kebijakan Zero Tolerance
Pada kategori zero tolerance, UI dinilai konsisten menerapkan kampus bebas asap rokok serta bebas alkohol dan obat terlarang.
Penegakan aturan ini dilakukan melalui sosialisasi, edukasi kesehatan, pemasangan materi kampanye di area kampus, hingga kegiatan pengawasan yang melibatkan berbagai unit kerja.
Menurut Heri, kebijakan tersebut tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga menjadi budaya sehari hari di lingkungan UI.
“Kampus harus menjadi ruang yang sehat agar sivitas UI melahirkan karya-karya terbaik,” katanya.
| Harumkan UI pada Kejuaraan Taekwondo di Jepang, Titan Averous Raih Medali Emas Meski Cedera Lutut |
|
|---|
| Rembug Pangan, FOI Kumpulkan Puluhan Peneliti hingga Guru Besar Lintas Universitas di UI |
|
|---|
| Guru Besar UI Minta Indonesia Tidak Negosiasi Langsung dengan Israel soal Penyanderaan WNI |
|
|---|
| Puji UI GreenMetric, Menteri LH Jumhur Hidayat Dorong Jadi Kebijakan Tingkat Kota |
|
|---|
| Dies Natalis ke-18 Vokasi UI, Rektor Targetkan Lulusannya Bersaing di Pasar Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Rektorat-Kampus-UI-Depok.jpg)