Senin, 18 Mei 2026

Berita UI

Rektor UI Prof Heri Hermansyah: UI Kerja Sama dengan Huayou Group Raksasa Nikel dan Kobalt Dunia

Rektor UI Prof Heri Hermansyah Pacu Segi Tigas Emas, UI - Tsinghua University - Huayou Group: Poros baru riser dan hilirisasi nasional.

Tayang:
Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas UI
KOLABORASI HUAYOU GROUP - Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Heri Hermansyah, hanya sehari setelah mengunci kerja sama strategis dengan Tsinghua University, Prof. Heri mengeksekusi langkah besar berikutnya: penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Huayou Group, raksasa industri nikel dan kobalt dunia. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA -  Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Heri Hermansyah, kembali menunjukkan kepemimpinan visionernya dalam diplomasi akademik dan industri global.

Hanya sehari setelah mengunci kerja sama strategis dengan Tsinghua University, Prof. Heri mengeksekusi langkah besar berikutnya: penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Huayou Group, raksasa industri nikel dan kobalt dunia yang selama lima tahun terakhir menggelontorkan investasi hingga 11 miliar USD di Indonesia.

Baca juga: Prof Heri Hermansyah: Kolaborasi dengan Tsinghua University Mantapkan UI di Panggung Global

Dengan penandatanganan ini, UI resmi menjadi titik sentral sebuah poros kolaborasi internasional yang disebut “Segitiga Emas UI–Tsinghua–Huayou”—sebuah model kemitraan terintegrasi yang menghubungkan universitas top dunia, industri raksasa global, dan PTN unggulan Indonesia dalam satu ekosistem riset dan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di tanah air.

UI Jadi Rumah Bagi Laboratorium Industri Global

MoU ini mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, sebuah kampus Indonesia akan menjadi tuan rumah fasilitas riset industri strategis berskala besar yang dibangun langsung oleh korporasi global.

Melalui kemitraan tersebut, Huayou Group akan membangun:

  • Teaching Factory Metalurgi
  • Laboratorium Smelter Canggih
  • Pusat R&D Material Maju di dalam lingkungan kampus UI

“Ini bukan kerja sama biasa. Kita membuka era baru di mana perguruan tinggi menjadi pusat inovasi industri secara fisik. Mahasiswa, dosen, dan peneliti UI akan bersentuhan langsung dengan aplikasi teknologi tinggi yang selama ini hanya dimiliki industri global,” ujar Prof. Heri Hermansyah.

Baca juga: UI Umumkan 9 Nama Dekan Fakultas dan Direktur Vokasi Terpilih Periode 2025-2029, Ini Daftarnya 

Fasilitas kelas dunia ini akan memperkuat kapasitas UI dalam menghasilkan riset hilir, mendorong penciptaan paten, hingga mencetak talenta metalurgi dan teknologi material yang langka di Indonesia.

Segitiga Emas: Cetak Biru SDM Unggul Indonesia

Salah satu fitur paling strategis dari kolaborasi ini adalah terbentuknya ekosistem pembelajaran dan mobilitas talenta tiga arah:

Huayou mengirim tenaga ahli untuk dididik di Tsinghua University, universitas peringkat 17 dunia.
Setelah itu, mereka melakukan riset dan pengembangan di fasilitas canggih UI.

Baca juga: UI Kenalkan Inovasi Teh Mangrove, Produk Herbal Antioksidan dari Pulau Harapan 

Selanjutnya, inovasi yang dihasilkan akan diimplementasikan di industri Huayou di Indonesia.
Dalam skema ini, UI berperan bukan hanya sebagai perguruan tinggi, tetapi sebagai pabrik inovasi dan pusat pengembangan SDM industri strategis.

“Ini adalah model ideal pengembangan SDM unggul — terstruktur, konkret, dan berbasis kebutuhan industri,” tegas Prof. Heri.

Huayou Tingkatkan Komitmen Investasi di Indonesia

Huayou Group mencatatkan rekam jejak kuat di Indonesia. Selain investasi 11 miliar USD dalam smelter nikel dan kobalt, perusahaan ini juga mempekerjakan sedikitnya 20.000 warga negara Indonesia.

Baca juga: Langkah Berani Prof Heri Hermansyah: UI Kolaborasi dengan Tsinghua, Buka Era Baru Inovasi Nasional

Dengan kemitraan bersama UI, Huayou menyatakan komitmen untuk meningkatkan investasi menjadi lebih dari 20 miliar USD ke depan, termasuk pada:

  • Pemurnian nikel
  • Daur ulang baterai
  • Teknologi material baterai kendaraan listrik

Kerja sama ini menjadi bukti kuat bahwa UI mampu menjadi magnet industri global melalui jejaring internasional yang dibangun Prof. Heri.

UI di Pusat Hilirisasi Nasional

Penguatan poros UI–Tsinghua–Huayou menempatkan UI sebagai aktor kunci dalam agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional, sejalan dengan visi RI menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: UI di Panggung Dunia 2025 WUPF, Rektor Prof Heri Hermansyah: Mengutamakan AI yang Beretika

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved