Sabtu, 25 April 2026

Kabar Artis

Kronologi Penemuan Jasad Lula Lahfah di Apartemen, Mulut Biru dan Pintu Terkunci

Kronologi Penemuan Jasad Lula Lahfah di Apartemen pada Jumat (23/1/2026) malam, Mulut Biru & Pintu Terkunci

|
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hironimus Rama
Istimewa
KABAR DUKA - Selebgram Lula Lahfah meninggal pada Jumat (24/1/2026) malam, jenazah saat ini masih di RS Fatmawati Jakarta Selatan 

Laporan Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Teka-teki meninggalnya selebgram Lula Lahfah (LL) mulai terkuak.

Kekasih Reza Arap tersebut ditemukan tak bernyawa di kamar apartemennya, Essence Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026) petang.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan pertama kali oleh saksi dan petugas keamanan dalam kondisi kamar terkunci dari dalam.

Baca juga: Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Tampak Terpukul

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika, membeberkan kronologi penemuan jasad influencer tersebut. 

Berdasarkan keterangan saksi berinisial A, sehari sebelumnya Lula sempat berobat ke dokter karena mengeluh sakit.

Kecurigaan muncul saat saksi A mendapati pintu kamar Lula di lantai 25 BN tertutup rapat dan terkunci. Khawatir dengan kondisi kesehatan temannya, ia meminta bantuan manajemen apartemen.

"Setelah saksi A masuk bersama pihak manajemen aparteman berjumlah empat orang, LL ditemukan sudah kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka. Mulutnya kebiruan, dan saat dicek denyut nadi, detak jantung sudah tidak ada," ungkap Endy, Sabtu (24/1/2026).
 
Konfirmasi Polda Metro Jaya

Kabar duka ini juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. Ia menyebutkan bahwa laporan penemuan jasad tersebut masuk pada waktu menjelang malam.

"Benar bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa. Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB," jelas Bhudi.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad Lula langsung dilarikan ke RS Fatmawati guna menjalani otopsi. Polisi saat ini masih mendalami penyebab pasti kematian korban melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil Pemeriksaan Saksi

Selain saksi A, polisi juga memeriksa asisten pribadi korban berinisial S. Pada saat kejadian, S sedang bertugas menjaga bazar pakaian milik Lula di kawasan Fatmawati sejak pagi hari.

S baru mengetahui kabar duka tersebut setelah dihubungi oleh saksi A pada sore hari.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik RS Fatmawati untuk memastikan apakah ada unsur pidana atau murni karena faktor kesehatan.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved