Kabar Artis

JKT48 Taklukkan Dangdut Asli Bareng Rhoma Irama, Akui Cengkok Jadi Tantangan Terberat

JKT48 dan Rhoma Irama tampil memukau di atas panggung, mereka menggabungkan musik dangdut dan pop enerjik.

|
Editor: Joko Supriyanto
Warta Kota/ARI
DUET DANGDUT - Perwakilan member JKT48, Helisma alias Eli, Trisha, dan Indah Cahya bahagia bisa berduet dengan Rhoma Irama. (Ari) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Idol grup JKT48 tampil duet dengan Raja Dangdut Rhoma Irama, di acara Konser Raya 31 Tahun Indosiar Luar Biasa, yang digelar di Studio Emtek, Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (10/1/2026).

JKT48 membawakan beberapa lagu saat duet dengan Rhoma Irama, salah satunya 'Darah Muda'.

JKT48 dan Rhoma Irama tampil memukau di atas panggung, mereka menggabungkan musik dangdut dan pop enerjik.

"Pastinya kami senang banget bisa duet atau kolaborasi dengan Pak Haji Rhoma Irama, karena kami juga mengidolakan beliau, " kata Helisma Mauludzunia alias Eli member JKT48, usai manggung.

Senada dengan Eli, Indah Cahya member JKT48 lainnya merasa terhormat bisa tampil duet dengan Rhoma.

"Iya suatu kehormatan besar banget buat kita, karena kita bisa dapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan salah satu penyanyi legendaris Indonesia," ucap Indah.

"Waktu tiba-tiba kita bisa kolaborasi itu bener-bener gak nyangka. Rasanya, 'Ini real banget kita bisa ketemu', yang biasanya liat di TV," tambahnya.

Eli mengakui saat mendapatkan tawaran tersebut, karena JKT48 menantikan momentum untuk sepanjang dengan Rhoma Irama.

"Apalagi Bapak Rhoma Irama kan sudah senior banget dibanding kita. Jadi kita sangat memperhatikan banget pas latihannya jangan sampai ada yang salah," jelas Helisma.

"Rasanya seperti sosok ayah ya, kayak bersama ayah gitu di atas panggung," sambungnya. 

KESULITAN NYANYI DANGDUT 

Eli mengungkapkan bahwa menyatukan warna musik JKT48 dengan dangdut Rhoma Irama bukanlah perkara mudah.

"Ini juga warna baru ya, dangdut. Menggabungkan JKT48 dan dangdut," ungkap Helisma.

Meskipun JKT48 pernah berkolaborasi dengan musisi lain, berduet dengan Rhoma Irama dianggap sebagai pengalaman yang berbeda karena menyentuh akar musik dangdut yang sesungguhnya.

"Kita jarang membawakan dangdut walaupun mungkin sudah sama musisi-musisi lain, tapi kali ini kan beda ya, ini tuh kayak akarnya dangdut banget kan, Bapak Rhoma Irama ini," terang Helisma.

Tantangan terbesar yang dirasakan para member adalah teknik vokal, terutama cengkok yang menjadi ciri khas dangdut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved